DUMAI- Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo mengingatkan kepada seluruh pegawai dilingkungan Pemko Dumai untuk meninggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa, mental koruptif.

Penegasan ini disampaikan, Rabu (29/11) usai upacara HUT Korpri tahun 2017. Dia mengimbau pegawai jangan hanya terpaku pada formalitas belaka. Fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Untuk itu setiap anggota KORPRI harus menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukanlah bagian dari masalah bangsa.



Sejalan dengan berlakunya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, KORPRI siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota.

Pegawai harus memantapkan netralitas seluruh anggota terutama menghadapi Pemilukada serentak, meningkatkan semangat profesionalitas seluruh PNS meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik dan meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Kata wawako lagi, jauhi praktik korupsi dan pungli, ketika kita bicara tentang peningkatan kualitas pelayanan publik. Namun ketika berbicara memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik maka sesungguhnya anggota KORPRI berada di garis depan.



“Teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, bisa makin cepat, bisa makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan,”jelasnya.(hms)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>