DUMAI – Pemerintah Kota Dumaic mengimbau pengusaha hiburan malam untuk berpartisipasi menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran ke 36 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2017 dengan menutup sementara usaha selama iven berlangsung.

Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan, imbauan ini ditindaklanjuti juga dengan menyurati pelaku usaha hiburan malam, misal karaoke, salon, panti pijat, pub dan lain sebagainya.

“Pemko akan menyurati seluruh pelaku usaha hiburan malam untuk ikut menjaga suasana MTQ dengan tidak beroperasi selama ajang digelar,” kata Zulkifli As pada pers kemarin.

Imbauan ini diharap dapat dijalankan pemilik usaha hiburan malam karena Dumai sebagai tuan rumah pelaksana MTQ Riau ingin kegiatan berlangsung dengan aman kondusif dan khidmat.

“Diharap pelaku usaha mematuhi peraturan agar kita bisa menjaga suasana khidmat pelaksanaan mtq ini karena dumai sebagai tuan rumah tentunya berharap kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” sebutnya.

Pemerintah Dumai juga mengimbau masyarakat umum untuk bersama menjaga suasana dan kebersihan lingkungan, cara berpakaian dan perilaku agar tamu datang dari berbagai kabupaten kota di Riau bisa merasa nyaman.

Seluruh lapisan masyarakat Dumai diminta untuk memperhatikan nilai estetika keindahan kota dan melaksanakan kegiatan menghias serta mengecat kantor dan gotong royong di lingkungan masing masing.

“Untuk menambah semarak acara, diharap juga pemasangan umbul umbul bernuansa melayu, spanduk dan baleho sesuai tema dan logo mtq di setiap kantor dimulai dari sekarang,” sebutnya.

Dalam MTQ XXXVI Provinsi Riau Tahun 2017 ini, beberapa cabang dilombakan misalnya, cabang tilawah anak dan remaja, qira’at saba’ah dewasa, cabang hitzhil quran 1 dan 5 juz, cabang tartil dan canet, cabang qira’at saba’ah murottal remaja dan dewasa.

Kemudian, cabang hifzhil quran 10, 20 dan 30 juz, cabang tafsir quran bahasa inggris, arab dan indonesia, cabang syarhil quran, cabang fahmil quran, cabang khattil quran dan cabang musabaqah makalah quran.

Beberapa kegiatan semarak MTQ juga sedang dipersiapkan panitia, diantaranya drama kolosal turunnya wahyu Alquran, pawai taaruf dan mobil hias, bazar dan lain sebagainya. (hms)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>