DUMAI – Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Asnar menghimbau objek wajib pajak parkir kendaraan untuk segera melapor karena jika tidak maka bisa terkena sanksi pidana sesuai aturan berlaku, yaitu Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 38 tahun 2017 tentang pajak parkir.

Lahirnya Perwako 38 tahun 2017 digandeng dengan Peraturan Daerah (Perda) 05 Tahun 2012 Tentang Pajak Parkir sudah cukup kuat sebagai landasan hukum pengutipan pajak parkir sebagai pendapatan daerah.

Dijelaskannya, sistem pemungutan pajak parkir adalah self assessment, yaitu wajib pajak diberikan kepercayaan untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak parkir.

“Sudah jelas di perda diatur tindakan tegas kepada wajib pajak tidak melapor, karena kami memiliki wewenang untuk memberikan sanksi pidana ke mereka,” sebut Asnar baru ini kepada pers.

Diterangkan, Dishub Dumai memiliki pejabat pegawai negeri sipil berdasarkan peraturan perundang-undangan ditunjuk selaku penyidik dan mempunyai wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana.

“Kalau masalah wajib pajak parkir ini baik itu perusahaan industri, perhotelan, pertokoan dan pusat pembelanjaan modern kami akan melakukan tindakan tegas dengan cara penyegelan jika tidak melapor,” ujarnya.

Disebutkan, setiap wajib pajak parkir wajib menyampaikan surat pemberitahuan objek pajak daerah (SPOD) ke Dinas Perhubungan Kota Dumai.

Menurutnya, tidak semua lokasi termasuk objek pajak parkir yakni pemerintah dan pemerintah daerah, perkantoran tempat parkir karyawannya sendiri, kedutaan, konsulat, perwakilan negara asing.

“Subjek dan wajib pajak parkir adalah orang pribadi atau badan yang melakukan parkir kendaraan bermotor dan penyelenggara tempat parkir ditempat umum. Jadilah perusahaan wajib pajak demi pembangunan daerah,” demikian Asnar.

Pajak daerah adalah pajak kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnnya kemakmuran rakyat.(hms)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>