Dumai – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE bertindak sebagai Inspektur Upacara Memimpin Pelaksanaan Upacara dalam rangka memperingati HUT KORPRI ke 70 Tahun 2017. pada Rabu (29/11). Di Lapangan Upacara Kantor Walikota Dumai Jl. Tuanku Thambusai exs Jl. Perwira Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Dumai menyampaikan Sambutan Menteri Koperasi dan UKM pada Upacara HUT Koperasi ke-70 sebagai berikut: Peringatan Hari Koperasi ke-70 tahun ini mengambil tema “Koperasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan, Untuk Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Tema ini dinilai penting karena merupakan tekad Pemerintah untuk melakukan pemerataan perekonomian dan menghapus kesenjangan ekonomi harus didukung semua pihak. Karena, upaya melakukan pemerataan perekonomian bukanlah hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan Negara yang diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea keempat yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mengamalkan sila kelima Pancasila yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.

Di usia koperasi yang ke-70 tahun ini, banyak koperasi yang telah maju dan dapat memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitarnya. Koperasi-Koperasi tersebut memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), Kewirausahaan dan Bisnis e-Commerce. Berdasarkan Data Kementerian Koperasi dan UKM dan BPS yang telah diolah, diperkirakan pada tahun 2016, kontribusi anggota koperasi terhadap PDB Nasional sebesar 20.71 persen. Dengan demikian, kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya pada tahun 2016 mencapai sebesar 24,70 persen. Capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintahan untuk terus mengembangkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh.

Lebih lanjut, pemberdayaan Koperasi dan UMKM secara efektif mampu menanggulangi masalah pokok yaitu: kemiskinan, pengganguran dan penciptaan lapangan kerja. Bahwa Koperasi dan UMKM merupakan bagian dari unit usaha besar di Indonesia dengan jumlah diperkirakan mencapai 59,26 juta unit, yang menyerap tenaga kerja lebih dari 123,2 juta orang, ini berarti lebih dari 96,71% tenaga kerja di Indonesia merupakan kontribusi Koperasi dan UMKM. Hal tersebut diatas, salah satunya ditopang atas dampak perkembangan kewirausahaan di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM telah, sedang dan akan terus melanjutkan berbagai program/kegiatan aksi, antara lain: a) Akses permodalan usaha melalui Kredit dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM), b) Penyaluran Kredit Usaha Rakyat, c) Program Pembiayaan melalui CSR, d) Program peningkatan akses pasar dengan mengikutsertakan pameran baik dalam maupun luar negeri, e) Memfasilitasi kemudahan bagi KUMKM mengajukan Legalitas Usaha dan pengembangan Sertifikasi Usaha.

Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong upaya pemanfaatan dan optimalisasi pemanfaatan tekonologi digital bagi pelaku bisnis Koperasi dan UMKM. Berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan Koperasi dan UMKM menuju digital economy sebagai salah satu upaya dan langkah dalam mendukung target untuk menjadikan Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” pada tahun 2020, dimana jumlah Koperasi dan UMKM yang sudah go online sebanyak 8 (delapan) juta unit dapat tercapai.

Saya mewakili seluruh masyarakat pada hari ini ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar KORPRI yang sudah dan sedang mengemban tugas, mengemban tanggung jawab, serta mengemban pengabdian negara, kepada bangsa, dan kepada rakyat.

Sejak pertama kali berdiri, KORPRI sebagai satu-satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Sejalan dengan berlakunya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, KORPRI siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengemban kesejahteraan anggota.

Untuk itu setiap anggota KORPRI haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukanlah bagian dari masalah bangsa. Artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, bisa makin cepat, bisa makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan.

Mengakhiri sambutanya tak lupa pula Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE mengucapkan atas nama Pemerintah Kota Dumai saya ucapkan Kepada Segenap Anggota KORPRI dengan harapan semoga Saudara-saudara dapat meningkatkan darma bakti dan sumbangsihnya pada masyarakat, pemerintah, daerah, bangsa dan Negara. (hms/ds).

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>