DUMAI –  Forum Komunikasi Putra Putri Purnawairawan Indonesia (FKPPI) Kota Dumai menyelenggarakan Dialog Wawasan Kebangsaan Nusantra yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE diruang malaka lantai dua Hotel Comforta Jl. Jenderal Soedirman. (12/10/2017).

Bertemakan Memperkuat Wawasan Nusantara Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan dan Keamanan Wilayah NKRI, kegiatan ini diikuti oleh seratus orang jumlah peserta dari kalangan perwakilan pelajar, mahasiswa dan pramuka kota dumai. Hal ini merupakan sebagai bentuk kepedulian FKPPI yang dibawah binaan Kodim 0320 Dumai, Polres dan Lanal kota dumai kepada generasi muda, generasi penerus bangsa dan negara terhadap ancaman yang dapat merusak generasi muda, generasi penerus khususnya kota dumai, dimana kota dumai merupakan wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan negara luar sehingga tidak menutup kemungkinan bahaya tersebut sewaktu waktu dapat tetjadi. Ujar Ketua FKPPI kota dumai kharul Kamal.

Ketua PD FKPPI Provinsi Riau Edi Fauzi mengatakan, “organisasi kempemudaan FKPPI harus terus menunjukkan eksistensinya, melalui kepedulian terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa, maupun masyarakat, serta tetap mempererat jalinan kerjasama antar lembaga eksternal dan instansi pemerintahan TNI dan polri baik yang sedang dijalin maupun sudah terjalin.ujarnya

Selain itu, Sambutan Dandim 0320/Dumai, yang diwakili oleh Kasdim Mayor ARH. Sudiono mengatakan “Pemuda Indonesia harus punya semangat juang yang tinggi, mempunyai karakter yang berlandaskan rasa nasionalisme, melalui para pemuda penerus bangsa ini lah dapat disampaikan tentang bahayanya Proxy War”. 

Mengingat Indonesia kaya akan sumber daya alam, terutama Kota Dumai merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, sebagai pintu masuk, maka negara ini disebut-sebut darurat terhadap ancaman Proxy War. Maka dari itulah kita harus memperkuat wawasan nusantara yang berpegang teguh pada nilai nilai Pancasila, agar kita tidak mudah terprofokasi oleh paham radikal. Empat aspek yang harus perlu diingat : 1. Aspek pancasila, 2.Kesatuaan wilayah nusantara, 3. Aspek sosial budaya, 4. Aspek istoris sejarah, keempat aspek tersebut hendaknya agar diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Unkap Kasdim.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE menyampaikan.” Merespon positif terhadap kegiatan ini, tujuan dari dialog wawasan nusantara ini secara umum untuk memberikan motifasi kepada para pelajar, mahasiswa dan pramuka untuk berperan aktif dalam menjaga NKRI.” Pendidikan akan menjadi modal utama kita dalam mencegah Proxy War, ” ungkapnya

Selain Itu, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo juga berpesan agar seluruh pelajar, mahasiswa sebagai penerus kemajuan bangsa tetap mengukir prestasi sebaik baiknya, tanamkan rasa nasionalis didalam diri masing masing. Harapan wako anak Dumai bisa berkiprah kekancah internasional, apa yang kami dapat berupa jabatan hanya bersifat sebentar saja dan berharap para pelajar sebagai pengganti penerus dimasa yang akan datang. Tutupnya. (humas/alwi).

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>