DUMAI – Walikota Dumai Zulkifli As mendorong lembaga DPRD Provinsi Riau untuk mempercepat penyelesaian rancangan tata ruang wilayah karena sangat penting untuk pembangunan dan investasi daerah.

Menurutnya, penyelesaian masalah RTRW ini menyangkut perkembangan dan pembangunan Dumai kedepan dan nilai investasi akan masuk ke Dumai hampir Rp30 triliun.
“Investasi masuk terganjal karena belum selesainya RTRW, dan tentunya sangat merugikan dumai, karena itu kita terus mendorong penyelesaiannya,” kata walikota, Senin.
Dijelaskan, ada harapan baru bahwa persoalan RTRW bakal segera selesai, namun nyatanya 2 kali paripurna dilaksanakan DPRD Riau terkait RTRW selalu tidak quorum.
Hal ini membuat beban bagi dirinya selaku kepala daerah karena banyak desakan berbagai pihak yang terus mempertanyakan persoalan tersebut.
“Kami berharap segera ada kepastian,” sebutnya.
Persoalan RTRW tak kunjung rampung ini juga dianggap menimbulkan banyak dampak sangat merugikan daerah, terutama dalam pengembangan dan percepatan pembangunan dan investasi.
Sementara, Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai Armidi menegaskan, sejumlah massa siap bergerak jika persoalan RTRW tak terselesaikan, dan meminta wakil rakyat dari Dumai untuk mengikuti paripurna.
“Kepada pimpinan DPRD jika ada anggota DPRD dari dumai tidak menghadiri paripurna RTRW mohon beritahukan kepada kami,” kata Armidi.
Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati menyatakan, sangat mendukung percepatan pengesahan RTRW dan akan berusaha untuk menuntaskan.
“Dukungan ini menjadi penyemangat kami untuk segera menuntaskan, dan terima kasih atas dukungannya, dan prinsipnya kita punya semangat sama,” kata Septina.
Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo selaku legislator Dapil Dumai menekankan bahwa pihaknya sangat memahami tuntutan yang diajukan. 
“Kami berharap agar bisa langsung ikut mengikuti paripurna yang akan kita laksanakan dan begitu pulang ke dumai sudah membawa hasilnya,” ungkap Sunaryo. (hms)

DUMAI – Setelah sukses dengan Dumai Fun Bike I, Kota Dumai kembali mengadakan kegiatan sepedai santai dengan tema yg serupa yaitu Dumai Fun Bike II di Jalan Jend. Sudirman depan Taman Bukit Gelanggang, Minggu (24/9/17).
Ribuan peserta funbike kali ini bukan berasal dari kota dumai saja melainkan ada dari negara jiran dan luar kota dumai yakni Malaysia, Rohil, Bengkalis, Siak dan kota-kota lainnya. Kegiatan funbike ini secara langsung dilepas oleh Walikota Dumai Zulkifli As.
Fun Bike kali ini para peserta diharuskan menempuh perjalanan dan mengelilingi sebagian ruas jalan yang ada dikota Dumai sebelum finish kembali didepan Taman Bukit Gelanggang.


Banyak dukungan dari kegiatan funbike ini melainkan dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Kota Dumai, Instansi-instansi Vertikal, Perusahaan-perusahaan BUMN dan Swasta dan dukungan dari kotah masyarakat yang ada dikota dumai, dukukan tersebutlah yang membuat acara funbike ini menjadi kegiatan besar dan bertaraf nasional.


Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si menanggapi kegiatan ini sangat positiv karena sesangat sesuai dengan program pemerintah yakni “Indonesia Sehat”, dengan adanya kegiatan ini yang membuat pola hidup kita menjadi sehat kita juga dapat saling berselihturahmi sesama kita.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanggsung setiap tahunnya dan kami selaku pemerintah kota dumai akan selalu mendukung apa pun idea-idea kreativ seperti ini. Saya atas nama pemerintah mengucapkan selamat dan sukses kepada panitia-panitia atas terselengaranya Dumai Fun Bike II dan mari kita ciptakan kota dumai kota yang makmur dan madani,”punkasnya.(dto/hms)

Dumai- Meriahkan sempena HUT TNI ke 72, Komandan Kodim 0320 Membuka Tournamen Menembak se-Sumatra Dandim 0320/Dumai Cup tahun 2017 yang bertempat di markas Kodim 0320 jalan Sultan Syarim Kasim, Kota Dumai, Sabtu(23/09/17).

Walikota Dumai H. Zulkifli As hadir dan ikut berpartisipasi perhelatan Open turnamen menembak Dandim cup sempena HUT TNI ke-72 yang diikuti ratusan peserta asal Dumai bahkan asal pulau Jawa. 

Sebagai bentuk dukungan kegiatan yang dinilai dapat menjaring para atlet Kota Dumai ini Walikota Dumai H. Zulkifli As menyediakan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor untuk diperebutkan oleh peserta turnamen menembak.


Pada sambutan Walikota Dumai H. Zulkifli As, menyampaikan pembinaan dan pengembangan olah raga merupakan bagian yang sangat penting dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia khususnya Kota Dumai yang ditujukan kepada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani seluruh masyarakat, pemupukan watak, disiplin, dan sportivitas serta untuk meningkatkan prestasi olahraga.  

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Dumai, dalam arti mulai dari tingkatan pemerintahan, swasta, dan masyarakat secara umum untuk bersama-sama memasyarakatkan olahraga sehingga rutin dilakukan agar masyarakat Dumai selalu sehat.


Sempena menyambut, memeriahkan peringatan HUT ke-72 TNI tahun 2017 Dandim 0320 Kota Dumai melaksanakan berbagai pertandingan diantaranya tournamen menembak yang gaungnya bahkan sudah mencapai tingkat Sumatera. 

Kesemuanya ini tentu menimbulkan kebanggaan tersendiri dalam setiap diri rakyat yang memiliki TNI, karena TNI berasal dari rakyat. Hal ini memberi isyarat bahwa TNI adalah milik kita bersama. 

Dalam kaitan itulah, selaku pemerintah Kota Dumai, saya mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0320/Dumai beserta seluruh jajarannya atas terselenggaranya Open Turnamen Menembak yang tentunya bertujuan untuk memotivasi serta memacu kita semua para atlet petembak untuk menempatkan cabang olahraga menembak makin diminati, sehingga pembinaan terhadap cabang olahraga dapat melahirkan atlet yang memiliki prestasi pada berbagai kejuaraan baik ditingkat regional maupun nasional bahkan internasional”.Ungkap wako

Kemudian Walikota Dumai berpesan kepada semua yang menggeluti olahraga menembak, terkhusus kepada para peserta turnamen, bahwa olah raga ini adalah olah raga presisi yang ditopang dengan keteguhan dan kearifan mental. Untuk itu, bagi setiap penggemar olah raga ini, harus benar-benar difahami bahwa olahra menembak bukan untuk ajang gagah-gagahan. Ini adalah olah raga profesional yang dituntut kemantapan mental dalam menggunakan senjata. 

“Mari kita ikuti tournamen ini dengan mental baja, sehingga yang terbaiklah yang nantinya keluar sebagai pemenang”,pungkas Wako (ipad/hms)

DUMAI – Sebagai Kota jasa dan industri, masyarakat Kota Dumai 80 persennya bekerja sebagai buruh atau pekerja yang tersebar diberbagai perusahaan baik perusahaan besar maupun kecil.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, H. Suwandi pada kata sambutanya mewakili Walikota Dumai saat pelantikan Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DPC- SBSI Kota Dumai, masa bakti tahun 2017- 2021 di Pendopo, Kamis ( 21/7).
“Dari data yang ada bahwa, sebanyak 80 persen masyarakat Dumai berprofesi sebagai buruh. Kondisi ini tentu keberadaan SBSI sangat penting untuk memperjuangkan, mengawasi terpenuhinya hak-hak buruh,” ungkap Suwandi.
pada kesempatan itu, Suwandi menegaskan, bahwa SBSI ditetapkan Pemerintah sebagai organisasi buruh. Keberadaan SBSI diharapkan dapat menjembatani buruh dan perusahaan berkaitan upah, uang lembur, status, PHK, juga BPJS Kesehatan maupun Tenaga kerjayang kesmuanya menjadi hak buruh.
Keberadaan SBSI dinilai sangat strategis didalam menyelesaikan permasalahan buruh, kedepankan musyawarah mufakat, lakukan lobi yang baik, tentu sangat elegan untuk menyelesaikan jika terjadi permasalahan dengan perusahaan.
Ketua DPC – SBSI Dumai Supardi S.Sy , mengaku siap untuk turut menjembatani permasalahan yang dialami buruh di Kota Dumai, mayoritas adalah masalah upah, jam kerja, hak cuti, PHK dan juga BPJS.
SBSI Konsolidasi Wilayah Sumatera, Amser Hutauruk menegaskan, bahwa sesuai dengan penetapan hukum bahwa SBSI Inilah wadah buruh yang legal dan mendapat penetapan hukum.
“Kepada pengurus setelah dilantik agar dapat mengabdikan diri membantu rekan buruh untuk mendapatkan hak haknya dalam pekerjaan. Untuk melindungi hak buruh, masalah upah BPJS Kesehatan dan Ketenaga Kerjaan juga jam kerja, hak cuti, ini masalah umumnya . Sebagai pengurus harus menjadi pembela hak-hak buruh. Dampingi kawan kawan buruh yang dizolimi,” pinta Hutauruk.(hms)

Dumai- Wali Kota Dumai Zulkifli As memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional 2017 dan HUT ke 72 PMI, sekaligus menyerahkan penghargaan kepada enam pendonor darah rutin untuk motivasi demi kemanusiaan.

Penghargaan diberikan kepada Halidi Karyawan Pertamina Persero RU II Dumai telah mendonorkan darah secara rutin sebanyak 75 kali, Wagiono karyawan swasta 50 kali, Herry Yoss Purwanto Purba ASN KSOP 25 kali, Rudi Antoni karyawan hotel 25 kali, M Ridho Akmal karyawan bank 10 kali, dan M Hamdillah wiraswasta 10 kali.
“Pemberian piagam penghargaan ini harus dijadikan motivasi begitu juga bagi yang belum mendonorkan darah dihimbau untuk saling bantu membantu bagi orang yang membutuhkan,” kata wali kota, Selasa.
Disebutkan, dalam memperingati HUT PMI ini agar dijadikan mementum mendorong pekerja kemanusiaan membantu masyarakat, termasuk malakukan kegiatan mengurangi resiko bencana, kesejahteraan masyarakat. 
Ini dilakukan agar masyarakat selalu siap siaga dan menjadi tangguh dalam berbagai peristiwa dan kondisi, dengan dukungan dan kerjasama lintas sektoral untuk menjadi mandiri.
Sedangkan terkait Harhubnas, lanjutnya, agar dijadikan momentum pembangunan sektor transportasi, memperlancar mobilitas penduduk dan sektor barang, menciptakan koneksi infrastruktur dan maritim.
“Perlu derelegulasi yang menghambat transportasi dan diharapkan mampu beradaptasi lebih efektif dan efisien dengan transportasi handal,” demikian Zulkifli As.(hms)

DUMAI – Program Gerakan Masyarakat Magrib (Gemar) Mengaji yang dicanangkan Wali Kota Dumai H Zulkifli As resmi dilaksanakan. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Drs H Syaari MP program magrib mengaji perdana dilaksanakan di masjid Taqwa Dumai jalan Jendral Sudirman dengan dihadiri oleh Sekdako Dumai, Unsur Forkopimda dan sejumlah kepala OPD Kota Dumai.

Wali Kota Zulkifli As mengatakan, gerakan masyarakat mengaji usai sholat magrib ini untuk menghidupkan lagi tradisi baca Alquran di semua tingkatan usia, baik masjid, musalla, surau dan rumah warga muslim.
“Pencanangan gemar mengaji ini agar kita bisa mendengar lagi anak anak di rumah atau rumah ibadah membaca alquran seperti masa lalu, karena sekarang sudah jarang terdengar lantunan ayat suci alquran ini,” kata wali kota.
Disebutkan, diharap peran orangtua untuk mengajak dan membimbing anak mengaji di rumah atau masjid musalla terdekat, dan tidak membiarkan mereka melakukan kegiatan diluar ibadah pada waktu magrib.
Pencanangan gemar mengaji ini juga nantinya akan melibatkan partisipasi seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah menjadi pembina di masjid atau musalla di lingkungan sendiri.
“Diharapkan dukungan semua pihak untuk menghidupkan kembali tradisi mengaji usai sholat magrib ini karena kita tentu tidak mau anak terjerumus dalam kegiatan negatif,” sebutnya.
Dengan membaca Alquran, maka akan terbentuk insan muslim yang baik dan islami serta mampu memahami dan menjadikan ayat suci umat Islam ini sebagai pedoman dalam kehidupan sehari hari.
Kepala daerah juga perintahkan Satuan Polisi Pamong Praja Dumai untuk mengimbau usaha warung internet agar menghentikan sementara operasional waktu Magrib dan sholat Isya.
Sementara, Ketua Panitia Pencanangan Gemmar Mengaji Drs H Syaari MP menjelaskan, gerakan ini didasari semakin hilangnya kebiasaan membaca Alquran di kalangan anak muda sekarang, karena itu diupayakan kembali menghidupkan tradisi baca Alquran pada waktu sholat magrib.
“Kehidupan sekarang dan masa lalu sangat berbeda, kalau dulu pendidikan agama sangat tinggi dan saat ini rendahnya pendidikan agama dan anak banyak terlibat dalam penyakit masyarakat, karena itu dicanangkan gemmar mengaji untuk menghidupkan kembali tradisi ini,”  kata Syaari.
Pencanangan Gemmar Mengaji dihadiri juga Sekretaris Daerah Muhammad Nasir, Wakil Kapolres Kompol Dhana Ananda, Ketua MUI Zakaria, sejumlah pimpinan OPD, dan ratusan pelajar dari sekolah dasar, menengah pertama dan atas. 
Wali Kota Zulkifli As juga menyerahkan simbolis bantuan Alquran dari Pemerintah Kota Dumai ke tujuh pemerintah kecamatan, dilanjutkan penandatanganan warkah tanda dimulainya gemar mengaji ini.(hms)

DUMAI-Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ( Harhubnas )Walikota Dumai ZULKIFLI As yang  menjadi Irup Upacara mengingatkan agar semua pegawai di lingkungan Perhubungan Dumai untuk bisa memberi pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Semua insan perhubungan untuk solid dan bekerja sama membangun pelayanan transportasi yang baik.

“Terus hilangkan pungli,gratifikasi di lingkungan kerja aparatur sipil negara (ASN) perhubungan.Pasalnya diperhubungansangat rentan atau berpotensi timbulnya pungli.” Katanya
Wako juga mengajak semua insan perhubungan untuk terus menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Selain itu pembangunan infrastruktur perhubungan harus menjamin konektivitas dan aksesibilitas bagi masyarakat
“Pembangunan transportasi harus menjamin konektivitas dan aksesibilitas” kata Walikota saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi, dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional 2017 yang sekaligus memperingati Hari Palang Merah Indonesia ( PMI ) ke 72,Hari Kesadaran Nasional,dan Hari Olahraga Nasional ,Selasa (19/09) kemaren dilapangan eks walikota Jalan Soebrantas.
Kegiatan turut dihadiri Sekda Dumai Muhammad Nashir,Ketua DPRD Andi Gusri, Ketua LAM, dan Unsur Forkompinda.
Sambung Walikota,besar harapan diharhubnas transportasi khususnya darat dan Laut memang dibutuhkan pembenahan  secara ekstra atau menyeluruh.Apakah itu tingkat disiplin, pelayanan terminal barang,Sarana prasarana,Perparkiran dan sebagainya.Mudah mudahan  kita dapat menciptakan transportasi yang handal , sarana yang baik dan SDM yang berkompeten.
Sementara PLT Kepala Dishub Asnar mengatakan siap melakukan pembenahan dari segala sektor transportasi seperti darat, laut dan udara.Dari sisi laut insyallah dalam waktu dekat ini pelabuhan penumpang dipelabuhan Roro akan segera berfungsi sebagai pelabuhan domestik, kata Asnar.
Begitu juga dari sisi udara , akan ada pembenahan di maskapai penerbangan oleh pihak Pertamina dalam waktu dekat ini , seluruh fasilitas penerbangan akan ditingkatkan, begitu juga transportasi darat.(hms)

DUMAI- Menjamin program penyerapan tenaga kerja lokal Dumai 100 persen terlaksana walikota Dumai H.Zulkifli AS memerintahkan kepada kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menyiapkan berkas peraturan walikota (Perwako) Dumai terkait penyerapan tenaga kerja selama satu pekan.
Percepatan pembuatan Perwako 100 persen penggunaan tenaga kerja lokal tersebut sebab selama ini tenaga kerja lokal belum memperoleh porsi banyak di perusahaan swasta yang ada di Kota Dumai.

“Saya menekankan agar tenaga kerja lokal diprioritaskan. Pak kadis segera susun perwakonya,” tegas pria disapa Zul AS dalam sambutannya pada kegiatan di Ballroom Grand Zuri Dumai, sosialisasi Perda ketenagakerjaan.

Zul AS menyebut bahwa tenaga kerja lokal harus memperoleh tempat di Dumai. Posisinya tentu disesuaikan untuk tenaga ahli masih diambil dari tenaga luar Dumai. 

“Untuk tenaga kerja lapangan janganlah lagi mendatangkan pekerja dari luar di Dumai kan ada, kalau untuk tenaga ahli dan manageman yang tidak ada di Dumai kita memberi dispensasilah kepada perusahaan untuk merekrut tenaga kerja dari luar,” kata Zul AS.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan sebab RTRW bakal disahkan dalam waktu dekat ini. Maka dipastikan geliat industri semakin bertambah. Begitu juga dengan iklim investasi di Kota Dumai yang dikenal sebagai Kawasan Pelabuhan.

“Perwako ini mendukung keberadaan tenaga kerja lokal ditengah geliat industri yang berkembang di Kota Dumai. Berkembangnya dunia Industri maka akan membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga kita harus memastikan tenaga kerja lokal yang ada di Dumai dapat terserah dengan baik yang nantinya akan menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian Kota Dumai sendiri,” terang Politikus Partai Nasdem.(dean/hms)

Zulkifli AS
Dumai- Membentuk karaktek yang kuat kepada generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman dan menangkal pengaruh dari luar yang tidak baik pemerintah Kota Dumai mencanangkan program magrib mengaji.

Program yang lebih menekankan generasi muda yang agamis dan berakter yang kuat ini rencananya akan di mulai pada pertengan September ini.

Walikota Dumai H. Zulkifli As mengatakan program tersebut sudah disiapkan dan sudah kita layangkan dengan sebaik mungkin agar nantinya program magrib mengaji ini terlaksana dengan baik dan sesuai harapan.

“Kita sudah mengadakan rapat dan koordinasi dengan sejumlah steakholder mulai dari SKPD, tokoh agama, tokoh adat dan pihak lainnya membahas program ini,” ujarnya.


” Dimana setelah selesai sholat magrib setiap harinya du seluruh masjid dan mushola akan melaksanakan mengaji bersama dan akan dipandu oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Pihak Kelurahan, Kecamatan maupun kepala SKPD kita libatkan juga untuk memantau dalam pelaksanaannya,” tambah orang nomor satu di Kota Dumai ini.

Dumai kedepan akan semangkuk maju dengan berdirinya sejumlah perusahaan besar yang pasti akan banyak didatangi masyarakat luar yang akan membawa pengaruh baik maupun buruk yang mana hal itu perlu diantisipasi sejak dini.

” Perlu kita ketahui saat ini program pendidikan keagamaan di dunia sekolah sangat minim dan kita harus mengalaminya salah satunya dengan Program magrib mengaji yang pastinya akan menanamkan karakter agama dan bangsa yang kuat kepada generasi muda kita,” lanjut Zul As.

Selain untuk mengaji dengan program ini akan lebih meningkatkan hubungan anak dan orang tua serta masyarakat karena saling bertatap muka dan ini akan membuat karakter bangsa Indonesia dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang mulai hilang dapat lagi dipupuk dan ditumbuhkan kembali, pungkas Zul As.(hms)**

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si bersama GM Pertamina RU II Dumai Otto Gerentaka beserta Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Efendi dan Porkompimda Kota Dumai meresmikan Kios Sentra Jajanan dan Oleh-oleh Khas Kota Dumai program CSR Pertamina RU II Dumai di pasar buah taman lepin jalan Jend. Soedirman. Senin (18/9/17).

Mengawali acara peresmian, Sambutan Kadis Perindag Kota Dumai H. Zulkarnain menyampaikan, menindaklanjuti hasil rapat mengenai pembahasan rencana relokasi pedagang disepanjang jalan raya bukit datuk ke pasar buah taman lepin, adapun maksud dari pelaksanaan peresmian pemakaian kios jajanan dan oleh-oleh khas kota dumai dilokasi pasar buah taman lepin ini adalah memberikan suatu legitimasi/kepastian hukum bahwa kios yang dibangun benar-benar diperuntukan bagi para pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang jalan raya bukit datuk.

Sedangkan tujuan dibangunnya kios tersebut merupakan wujud kepedulian pihak Pertamina RU II Dumai terhadap masyarakat kota dumai khususnya yang berjualan disepanjang jalan raya bukit datuk sebagai para pelaku usaha ekonomi makro, agar dapat memiliki tempat yang aman, layak serta tidak terganggu dengan arus lalu lintas atau tidak lagi merasa was-was karena berjualan diarea tanah milik pertamina serta bahu jalan yang secara undang-undang melanggar pasal 19 Peraturan Daerah Kota Dumai nomor 12 tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum.

Anggaran pembangunan kios jajanan dan oleh-oleh khas kota dumai ini murni berasal dari PT. Pertamina RU II Dumai dalam bentuk program CSR tahun 2017 yang dikerjakan pihak LPMK kelurahan bukit datuk dengan jumlah kios 50 (lima puluh) pintu dan jangka waktu pembangunan kurang-lebih 5 (lima) bulan serta kriteria pembangunan fisik terbuat dari lantai dan tiang batu, atap kerangka baja ringan dan multiroof, bentuk persegi panjang dan atap limas, diperuntukan sebagai pembinaan para pelaku ekonomi makro yang tercatat dalam pendataan dari kelurahan bukit datuk berjumlah 50 pedagang.

GM Pertamina RU II Dumai Otto Gerentaka mengatakan, pentingnya pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional Pertamina merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan, untuk itulah Pertamina dengan program CSR nya membangun sebanyak 50 pintu kios tersebut sebagai pusat jajanan dan oleh-oleh khas kota dumai.

Selain itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, menyangkut keselamatan masyarakat baik itu pelaku usaha ekonomi makro, pedagang maupun pembeli sering terlihat mengadakan transaksi dipinggir jalan sehingga dinilai sangat berbahaya serta mengacam keselamatan, sedangkan arus lalulintas pengguna kendaraan baik itu karyawan pertamina maupun masyarakat umum selalu berkecepatan tinggi, maka dari itu tidak hanya pertamina, masyarakat khususnya para pedagang yang berjualan disepanjang jalan raya bukit datuk bersama-sama ikut diajak untuk menjaga ketertiban lingkungan. Terang Otto.

Pada kesempatan teresebut Walikota Dumai H. Zulkifli AS dalam sambutanya menyampaikan,  Perkembangan Kota Dumai kian lama semakin meningkat, hal ini terlihat kota dumai merupakan pintu masuk dari berbagai transportasi yakni ; transportasi laut, darat dan udara, dengan memanfaatkan kondisi ini perekonomian masyarakat juga perlu ditingkatkan, banyak produk-produk industri serta olahan-olahan rumah tangga harus dipromosikan.

Pemerintah Kota Dumai baru-baru ini telah meresmikan gedung Dekranasda yang merupakan pusat kerajinan daerah, letak posisinya juga dekat dengan pasar buah taman lepin, agar semuanya dalam satu paket maka pembangunan kios jajanan dan oleh-oleh khas kota dumai di tempatkan satu wadah agar nantinya para konsumen tidak jauh-jauh untuk mencari oleh-oleh khas kota dumai. Ungkap Wako.

Wako juga menghimbau untuk membantu para pedagang, kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada acara peresmian Sentra Jajanan dan Oleh-oleh Khas Kota Dumai, agar memberikan informasi kepada teman, keluarga, kerabat, sanak saudara bahwa pedagang oleh oleh yang berjualan disepanjang jalan raya bukit datuk sudah dipindahkan ke pasar buah taman lepin jalan Jend. Soedirman.

Kemudian Wako H. Zulkifli AS juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Pertamina RU II Dumai, LPMK Kelurahan, RT dan tak kalah penting para pedagang atas prakarsa dan dukungannya, mengenai CSR ini Pemko Dumai tidak menerima anggaran namun Pemko Dumai hanya memberi konsep saja, tujuan dipindahkan agar pedagang merasa aman dan nyaman dalam mencari rezki sekaligus mengacu kepada aturan-aturan yang ada. Tutup Wako.

Turut hadir Ketua TP. PKK Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli, Ketua GOW Dewi Tunjung Sari Suharjo, Ibu Ketua DPRD Kota Dumai Lenny Gusri Efendi, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kantor, Kepala Bagian serta Para Camat dan Lurah sekota dumai. (hms/ds).