* Gelar Launching Logo MTQ

DUMAI- Untuk yang kedua kalinya, Kota Dumai menjadi tuan rumah Musabakoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau. Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah di tahun 2006 silam, di tahun 2017 ini kembali menggelar iven sama.

Memeriahkan pergelaran MTQ ke-36 tingkat Provinsi Riau tahun 2017/1439 H. Dilaksanakan launching Logo MTQ Provinsi Riau di Pendopo Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Jum’at (29/9).  Prosesi peluncuran dilakukan langsung oleh Walikota Dumai bersama perwakilan dari Kabupaten/Kota di Riau dan perwakilan Pemerintah Provinsi Riau.


Walikota Dumai, Zulkifli AS mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Riau. Apalagi ini adalah kedua kalinya Dumai menjadi Tuan Rumah ajang MTQ tingkat Provinsi Riau. Sebelumnya, Dumai dipercaya sebagai tuan rumah pada tahun 2006 silam. 

“Akhirnya kami dipercaya kembali sebagai tuan rumah. Tentu kami akan mempersiapkan diri dengan baik,” terang Zul AS lewat sambutannya.

“Kepercayaan ini merupakan suatu kehormatan namun amanah dan beban yang besar bagi kita untuk mensukseskan acara ini. Perlu kerjasama dari masyarakat dan pihak terkait untuk menyukseskan iven yang diikuti oleh seluruh perwakilan kabupaten/kota di Provinsi Riau,” tambah Zul As.

“Mari kita jadikan MTQ kali ini sebagai ajang berkompetensi anak anak Riau dan tidak lagi mengambil qoriah dan qoriah impor. Bukan juara yang kita cari namun bagaiamana dengan MTQ ini kita membumikam Alquran di negara kita ini. Juara adalah anugrah namun bagaimana kita berkompetisi dengan jujur dan baik dan memberikan kesempatan sebesar besarnya bagi anak tempatkan untuk mewakili daerah mereka di MTQ kali ini,” harap walikota Dumai.


Kegiatan kali ini tidak akan dilakukan dengan semarak namun bagaimana kegiatan lomba baca alquran ini dapat berjalan.Mohon doa dandukungan karena kerja ini sangat abstrak.

Kita ingin kafilah kafilah peserta MTQ akan kita tempatkan di perumahan chevron yang saat ini kosong dan kita masih melakukan koordinasi, kata Zul As.


Sementara itu Asisten I Setda Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie mengatakan bahwa sejumlah evaluasi sudah dilakukan pada serangkaian penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Riau. Seperti menyepakati Pesta MTQ tidak digelar Pesta Kembang Api. Lalu sepakat untuk tidak menggunakan para Qari dan Qari’ah dari luar Provinsi Riau pada ajang tahunan ini.

Hal ini merupakan evaluasi dari serangkaian MTQ tingkat Provinsi Riau yang sudah digelar. Sebab banyak dari Qari dan Qari’ah utusan kabupaten/kota berasal dari luar Riau. Kehadiran mereka tidak lepas dari keinginan masing-masing daerah mengejar prestasi di ajang MTQ.

Maka dalam waktu dekat bakal diluncurkan Qur’an Centre di Provinsi Riau. Sebagai satu lokasi pembinaan para Qari dan Qari’ah dari kabupaten/kota di Riau. “Kita tentu menginginkan Kafilah yang tampil adalah Putra dan Putri Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Dumai, Muhammad Nasir menyebut bahwa logo ini dirancang sesuai usulan dari masyarakat Dumai. Lalu logo ini diperlihatkan kepada Panitia MTQ di Provinsi Riau, ternyata yang dipilih adalah logo tersebut. “Awalnya ada dua rancangan berbeda, tapi akhirnya dipilih yang kita luncurkan kali ini,” terang Nasir.(ijan/hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>