Sekdako Dumai

Safari Ramadhan Di Mushalla Nur Iman Kelurahan Bukit Batrem

Sungai Dumai Bakal Dijadikan Ikon Kota

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai berencana menjadikan Sungai Dumai sebagai salah satu ikon kota. Konsepnya, Pemko Dumai mencontoh Sungai Melaka Malaysia. 

“Selain fungsi pengendali banjir, Sungai Dumai diprogramkan sebagai salah satu ikon kota. Nantinya akan kita kembangkan menjadi salah satu objek wisata,” kata Sekretaris Daerah Kota Dumai H Muhammad Nasir.

Sekda mengemukakan rencana Pemko Dumai itu pada Safari Ramadan Pemerintah Kota Dumai di Musalla Nur Iman Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur, Selasa (13/6/2017) malam.

Safari Ramadan Pemko Dumai dipimpin Sekretaris Daerah Kota Dumai HM Nasir, didampingi Wakil Ketua DPRD H Zainal Abidin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H Syamsuddin, Kepala Satpol PP Bambang Wardoyo, PLT Kadis Sosial Bambang Hardianto, PLT Kadis Lingkungan Hidup Satrio Wibowo, PLT Kadis Perikanan Afiguddinsyah, Kepala Bank Riau Yasral Yazid dan Lurah Bukit Batrem. 

Selain mengembangkan Sungai Dumai, pemko juga akan mengembangkan kawasan Danau Bunga Tujuh sebagai kawasan terintegrasi. Sebagai resapan, pengendali banjir, sumber air bersih dan objel wisata. 

“Terkait pengendalian banjir, Pemko sudah melakukan pertemuan dengan Pertamina dan Chevron. Karena kawasan ini milik mereka. Kita harapkan diserahkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Dalam pengembangan Sungai Dumai, diakuinya ada pekerjaan berat yang harus dilakukan. Yakni pembebasan lahan di kiri kanan sungai dan mengarahkan pembangunan rumah menghadap ke sungai. 

“Ini adalah program besar kita bersama. Penko Dumai mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat. 

Selain menjelaskan kembali soal program air bersih, sekda juga menghimbau kepada masyarakat untuk mrenaga lingkungan. Apalagi saat ini memasuki musim kemarau. “Jangan membakar lahan. Kami mengharapkan agar saling mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi sampai membuka lahan dengan cara membakar,” katanya.

Menyinggung tentang adanya keinginan masyarakat Bukit Batrem terhadap pembangunan jalan, menurut Sekda, informasi ini jadi bahan pertimbangan untuk program selanjutnya.

“Bisa terlaksana berkat kerjasama dan kebersamaan. Safari ramadan ini bukan saja untuk menjalin silaturahmi, dengan sejumlah kepala OPD yang ikut hadir, kegiatan ini diantaranya bertujuan menyerap informasi dan aspirasi masyarakat,” ujar Sekda. (hms)

DUMAI — Pemerintah Kota Dumai memperingati Nuzulul Quran, yang diperingati pada 17 Ramadhan 1438 H, Senin (12/6) bertempat di Halaman Eks Kantor Walikota Dumai Jalan HR Soebrantas.
Peringatan Nuzulul dihadiri Walikota H. Zulkifli As didampingi Wakil Walikota Eko Suharjo, unsur Fokompimda, Sekretaris Daerah HM Nasir beserta jajaran SKPD, pimpinan dan anggota DPRD Dumai, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya walikota mengatakan, Nuzulul Quran merupakan malam dimana Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. “Peringatan Nuzulul Quran merupakan upaya syiar agama Islam ditengah masyarakat. Selain itu, untuk memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT . Sekaligus mengamalkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari hari,” kata Zul As. 

Peringatan Nuzulul Quran dengan tema “Internalisasi nilai-nilai Qur’ani dalam mewujudkan masyarakat makmur madani” menghadirkan utadz H Irfan Yusuf dari Medan. 

Zul As melanjutkan, Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk untuk kita semua, juga untuk memberikan penjelasan mana yang batil dan hak, mana yang buruk mana yang baik. “Pertanyaannya apakah hari ini konteksnya sama atau berbeda. Apakah kita sudah bisa membedakan mana yang batil dan mana yang hak. Ini yang harus perlu kita renungkan,” ujar Zul As. 

Melalui peringatan Nuzulul Quran setiap 17 ramadan, Zul As berharap ada peningkatan amaliah. “Melalui momentum peringatan Nuzulul Quran ini mari kita introspeksi diri apakah selama ini Alquran selalu dibaca, dipahami dan diamalkan isi yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” imbau Zul As.

“Mulai sekarang mari kita implementasikan isi kandungan Alquran sehingga dalam melakukan aktivitas sebagai aparatur pemerintah dan masyarakat kita bisa terus mendapat perlindungan dari Allah SWT. Sesibuk apapun kita, jangan lupa biasakan membaca Alquran, baik itu di tempat kerja khususnya dalam bulan Suci Ramadhan ini,” sambung walikota.

Zul As juga mengajak Umat Islam untuk menghadirkan bacaan Al Quran dalam keluarga. Dengan senantiasa dibaca dan dipahami, selanjutnya diamalkan isi kandungan Al Quran itu dalam kehidupan sehari-hari. “Ini tantangan bagi kita di tengah perkembangan zaman. Bagaimana Al Quran hadir di setiap keluarga kita masing-masing,” harap Zul As.

Sementara itu dalam tausiyahnya, utadz H Irfan Yusuf menjelaskan mengenai kehidupan yang dimulai dari proses membaca dan dipahami kemudian ilmunya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Sudah jelas, jika kita ingin mendapatkan petunjuk jalan lurus, jalan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan tema kali ini, kita harus membaca Al-Qur’an karena Al-Qur’an sumber kebenaran yang tidak diragukan,” jelasnya. (hms)

Dumai- Menjadi harapan dan penerus bangsa , Walikota Dumai H. Zulkifli AS tidak bosan bosan menghimbau kepada orang tua untuk menjaga anak mereka dari pengaruh buruk narkoba dan lingkungan.
Himbauan tersebut berulangkali disampaikan oleh orang nomor satu Kota Dumai ini setiap mengunjungi masjid dan mushola dalam rangkaian kegiatan safari Ramadhan seperti sambutannya di masjid Baiturahim japan Cempedak, Kelurahan Rimba Sekampung, Ahad (11/6/2017).

“Sebagai orang tua kita berkeinginan anak kita menjadi anak yang baik dan berbakti kepada orang tua dan bangsa namun keinginan kita tidak bisah dengan keinginan saja namun harus ada usaha dan apa yang terjadi saat ini adalah kenakalan remaja mulai dari perkelahian, narkoba dan lainnya jadi itu perlu kita cegah,” ujar.
” Kalau anak kita sudah tagih narkoba tidak hanya merusak diri mereka saja namun akan mengancam orang tua mereka terutama ibu. Kalau mereka sudah kecanduan narkoba maka mereka akan menghalalkan segala cara untuk mendapat uang guna membeli dan mengkonsumsi narkoba. Sudah banyak contohnya orang tua yang menjadi korban pemukulan dan bahkan dibunuh oleh anaknya untuk mendapatkan uang guna membeli narkoba,” urai Zul As.

“Jagalah anak anak kita, lihat mereka walaupun mereka didalam kamar karena banyak penggunaan narkoba dilakukan didalam kamar dan kita tidak menyadari hak tersebut,” harapnya.

“Kami pemerintah komitmen untuk menjaga anak anak kita semua dengan menganggarkan biaya pendidikan melalui APBN hingga mencapai 30 persen dari APBD Dumai dan kami kecewa kalau anggaran yang cukup besar dikucurkan ternyata tidak membuat anak kita lebih baik, semua itu sia sia jadinya,” kata Zul As.

Ditambahkan Zul As dirinya menanyangkan minimnya remaja dan kalangan pemuda mengungjungi masjid dan mushola selama bulan Ramadhan ini meski mereka sekolah kita liburkan.

“Dimana remaja kita, selama 10 hari kami rombongan melakukan safari Ramadhan, keberadaan remaja di masjid bisah dihitung dengan jari. Kemana mereka dan ini harus menjadi perhatian kita orang tua untuk mengetahui keberadaan mereka dibaca,” tegas Walikota Dumai.

Bayangkan saja beberapa malam ini polisi harus berjajar kejaran dengan sejumlah kelompok remaja yang melakukan balap liar dan tawuran. Banyak remaja yang diamankan polisi ditemukan sejumlah senjata tajam dari tangan mereka. Bahkan dalam kelompok tersebut ada anak sekolah dasar dan bahkan anak perempuan, katanya.(ijan/hms)

DUMAI – Walikota Dumai H. Zulkifli As bersama rombongan tim safari Ramadhan Provinsi Riau yang dipimpin Gubernur Riau (Gubri) H. Arsyadjuliandi Rachman melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Nurul Fallah Komplek Perumahan Taman Mitra Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan, Sabtu (10/6/2017).

Pada sambutannya Walikota Dumai mengapresiasi Gubernur Riau yang mempperhatikan Dumai dalam bidang pembangunan mulai dari pembangunan fisik hingga pembangunan karakter masyarakat Dumai baik dibidang pendidikan, kesehatan dan Agama.
“Kedatangan rombongan safari Ramadhan Pemerintahan Provinsi Riau disambut dengan suasana yang sejuk sesejuk pemerintahan Provinsi Riau dibawah kepemimpinan Gubernur Arsyadjuliandi Rachman dan kita harapkan akan terus berlanjut,” ujar Zulkifli As.
“Perhatian Gubernur terhadap perkembangan Kota Dumai sangat tinggi dan dapat dilihat dengan gelontoran dana hingga mencapai 200 miliar dana provinsi dikucurkan untuk sejumlah pembangunan di Kota Dumai ini,” tambah Zul As.
Zul As juga sempat menyampaikan harapannya kelanjutan pembangunan jalan Provinsi di jalan Laksamana dan jalan di Kelurahan Bukit Timah yang masing masing sepanjang 1 KM serta permasalahan air bersih.
Walikota Dumai juga mengapresiasi kepada Kapolres Dumai yang berhasil mencegah penggunaaan petasan. ” Hingga malam ke -10 kami melakukan safari Ramadhan ini tidak ada lagi terdengar suara petasan sementara ditahun sebelumnya kita sering mendengarkan suara petasan yang sangat mengganggu kita saat beribadah, ini kita apresaiasi pada polres Dumai yang cepat dalam bertindak terhadap penggunaan petasan,” kata Zul As.

Sementara itu Gubernur Riau Arsyadjuliandi  Rachman dalam sambutannya memaparkan sejumlah proyek pembangunan strategis Provinsi Riau dan Nasional. Pada penjelasan orang nomor satu di Provinsi Riau Kota Dumai masuk dalam sejumlah agenda strategis baik Pembangunan strategis Provinsi Riau maupun Nasional.
“Saat ini di Riau ada 4 proyek Strategis Pemerintah pusat yakni pembangunan jalan tol Dumai-Pekanbaru, Pembangunan jalur kereta api Riau-Sumatra Utara, Pembangunan sutet 500 KPH dan pembangunan Saint Teknologi park yang sebahagiannya sudah dalam tahap pengerjaan,” ujar Arsyadjuliandi Rachman.
Diterangkan Gubernur Riau ini ” Untuk proyek Jalan tol kita masih melakukan pembebasan lahan dan sudah 50 persen terlaksana dan insya allah tahun ini proses pembebasan lahan sudah mencapai 100 persen. Untuk proyek kereta api memang sempat terhenti karena harus ada pembicaraan dengan Satradar terkait objek vital mereka dan sudah selesai dan saat ini masuk dalam tahapan sosialisasi tahapan ke 2 kepada masyarakat,”.
” Untuk proyek pembangunan sutet dengan kekuatan 500 KPH  dalam progres yang baik dan kalau terwujud maka maka kekuatan listrik Riau semangkin baik dan 260 desa yang belum teraliri listrik di akhir tahun 2019 akan teraliri listrik. Sementara proyek Saint Teknologi park yang rencananya akan dibangun di Kota Pekanbaru nantinya dilakukan untuk meriset pangan Riau yang dibangun dengan anggaran APBN,” ujar Andi biasa disapa.
” Kami sempat melakukan rapat dengan pihak kementrian terkait proyek strategis nasional tersebut dan akan ada tambahan 2 proyek Strategis lainnya yang akan dibangun di Riau yakni pembangunan waduk di Rokan Hulu untuk kepentingan perairan sawah warga dan pembangkit listrik juga serta pengembangan pembangunan kilang bekerjasama dengan Saudi aramko,” tambah Gubernur.
Dikatakannya untuk mendukung pembangunan proyek Strategis Nasional, Kita juga melaksanakan proyek strategis Riau yakni pengembangan kawasan palm oil sawit di Pelintung Dumai, pengembangan pelabuhan Buton di Kabupaten Siak serta pelabuhan Kuala Enok Kabupaten Inhil untuk mengejar produktifitas daya saing Riau tengah dan mengurangi kepadatan lalulintas melalui Dumai – Pekanbaru.
“Kita gesa terus proyek pembangunan Dumai untuk cepat terlaksana dan jika ini terealisasi bisa kita bayangkan kalau Dumai-Pekanbaru bagaikan menyatu. Dumai juga akan ramai dikunjungi ditunjang dengan keberadaan pulau Rupat sebagi objek wisata. Orang yang ingin ke Rupat pasti ke Dumai,” urai Andi.

Di kegiatan safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Riau juga menyerahkan bantuan kepada 4 Masjid di Kota Dumai, pembagian Al Qur’an dan kain sarung serta menyerahkan zakat pribadinya sebesar Rp15 juta kepada panitia zakat masjid Nurul Fallah yang langsung disampaikan oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. (hms).

Wawako Safari Ramadan di Mesjid Nurul Ikhlas Jaya Mukti

DUMAI – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo meminta warga Kota Dumai secara aktif mengawal proses pelaksanaan pembangunan. Setelah selesai, ia juga meminta warga kota menjaga hasil pembangunan tersebut.

Harapan ini disampaikan Eko saat memimpin safari ramadhan 1438 Hijriah di Masjid Nurul Ikhlas Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Minggu (11/06/2017)

Safari diawali dengan buka bersama dilanjutkan sholat Maghrib, Isya dan Tarawih berjamaah.

Turut mendampingi PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup Satrio Wibowo, PLT Kepala Dinas Perikanan Afiffudin, Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Dumai Marjoko Santoso, PLT Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Masyarakat (Perkim) Zulkarnaen, Kepala Dinas Satpol PP Bambang Wardoyo, PLT Kepala Dinas Sosial Bambang Herdianto, Direktur RSUD Dumai Dr Syaiful, Kabag Tapem dan Kepala Pengadilan Agama Kota Dumai.

“Safari ramadhan merupakan ajang silaturahmi dan sekaligus menampung aspirasi masyarakat. Kami melihat langsung kondisi jalan, drainase dan lain-lain. Kami akui masih banyak yang belum terselesaikan,” papar wawako.

Diakuinya masih banyak harapan masyarakat yang belum terpenuhi. Apalagi jika dikaitkan dengan pencapaian visi misi kota Dumai. Masih jauh dari harapan,” katanya.

Ia meminta masyarakat untuk memaklumi. Karna kepemimpian walikota H Zulkifli As dan dirinya baru berjalan satu tahun lebih.

“Karenanya mari kita jaga yang sudah ada dan kita kawal yang sedang berjalan. jika ada permasalahan laporkan agar pemerintahan juga mengetahui permasalahan di masyarakat. Semua dimulai dari niat agar pembangunan derah berjalan dengan baik, kebersamaan akan lebih maksimal program utama pemerintah,” pungkas Eko (alwi/hms)

Safari Ramadan Pemko Dumai di Mesjid Baiturrahim Kelurahan Kampung Baru

DUMAI – Bantuan rumah ibadah yang diberikan Pemko Dumai bertujuan untuk memotivasi warga dalam bergotong royong dan berinfak. Dan bantuan yang diberikan telah melalui prosedur yang ditetapkan. 

Hal ini dikemukakan Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo yang diwakili Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan H. Syamsuddin pada Safari Ramadan Pemko Dumai di Mesjid Baiturrahim Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukitkapur, Sabtu (10/6) malam. Turut mendampingi Kepala Bappeda H Syafii, Kadis Kesehatan H Faisal, Kabag Infokom Eko Wardoyo dan Camat Bukitkapur Syamsir Amran dan Sekcam Bustamam.

“Jangan dinilai besar kecilnya bantuan yang diberikan. Ini bentuk motivasi untuk meningkatkan swadaya masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Menurut Syamsuddin, sudah dua tahun bantuan rumah ibadah tidak dianggarkan dalam APBD. “Ini karena ada beberapa aturan yang menyebabkan bantuan tersebut terkendala untuk dianggarkan. Alhamdulillah tahun ini kembali dianggarkan. Karena APBD terbatas, hanya 28 mesjid dan musalla yang dapat dibantu,” katanya.

Menyinggung program Pemko Dumai Dumai, Syamsuddin menjelaskan bahwa Pemko Dumai menfokuskan pada pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Pendidikan dan kesehatan menelan porsi anggaran APBD sekitar 40 persen. Menyusul sektor infrastruktur dan sektor lainnya.

“Untuk pendidikan diwajibkan minimal 15 persen, namun realisasinya sampai 25 persen. Begitu juga dengan kesehatan minilamal 10 persen namun realisasinya lebih dari 15 persen. Ini artinya Pemko Dumai sangat memperhatikan pelayanan dasar,” urai Syamsuddin.

Mengingat anggaran yang cukup besar dialokasikan di sektor pendidikan, Pemko Dumai minta kepada setiap orang tua untuk menyekolahlan anaknya. Jangan sampai ditemukan ada anak usia sekolah yang tidak selesai pendidikan dasar.

Terkait perhatian terhadap Kecamatan Bukit Kapur, Pemko Dumai memfokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan. “Kalau air bersih tidak jadi perhatian utama. Karena air sumur disini cukup bagus. Yang paling mendesak justru infrastruktur jalan, jembatan dan drainase. Kita pilah-pilah sesuai kondisi wilayah,” katanya melanjutkan. 

Karenanya jika ada program pembangunan, khususnya pelebaran jalan, warga diharapkan mengikhlaskan tanah yang terkena pelebaran. Tidak menuntut ganti rugi agar proses pembangunannya berjalan lancar. (hms)

Dumai – Walikota Dumai H. Zulkifli As menghadiri rapat Lintas sektoral koordinasi Operasi Rahmadniya Siak 2017 di Aula Citra Waspada Polres Dumai, Jum’at (9/6/2017). Rapat digelar sebagai persiapan jelang arus mudik Idul Fitri 1438 H di Dumai. Rapat yang berlangsung dua jam ini fokus dalam pemetaan potensi kerawanan di Kota Dumai.
Serta upaya mengantisipasi kerawanan yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi aktifitas masyarakat cenderung mengalami peningkatan jelang Lebaran. Baik di pusat keramaian, pusat perbelanjaan hingga pelabuhan serta terminal bus.

Kapolres Dumai, AKBP Donal Happy Ginting.SIK.MSi mengatakan bahwa Dumai masih patut mewaspadai sejumlah ancaman. Seperti peredaran narkoba, terbukti ada 9 Kg Sabu yang disita tim Ditres Narkoba Polda Riau dan jajaran Polres Dumai dan Polres Bengkalis awal pekan kemarin. Lalu penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat mesti diantisipasi.

Terbukti ada warga Dumai yang diamankan di Kabupaten Poso, Provinsi Sulaewesi Tengah beberapa waktu lalu. Ketika hendak bergabung dengan jaringan teroris Santoso. Total ada tiga orang yang diamankan, dua di antaranya sedang menjalani proses hukum.

Sedangkan satu lagi enggan dipulangkan ke Kota Dumai. Bahkan mendeklarasikan diri berafiliasi dengan Kelompok ISIS. “Penyebaran paham radikal ini mesti menjadi perhatian bersama, sebab sudah ada yang terpengaruh,” ujar Donal di depan perwakilan lintas sektor.

Ancaman lainnya yakni tawuran antar remaja yang berpotensi perkelahian dan balapan liar. Serta masalah persekusi atau intimidasi terhadap orang yang tidak sejalan dengan satu kelompok. Maka diimbau yang melihat ada perselisihan, sebaiknya diserahkan atau dilaporkan ke aparat terkait, sehingga tidak berujung intimidasi.

Lalu patut diwaspadai aksi berpotensi konflik seperti sweping tempat hiburan oleh sekelompok orang atau organisasi massa. Sebab hal ini sudah disampaikan dalam seruan bersama untuk tidak melakukan sweping. “Maka kita berupaya agar tidak ada permasalahan yang bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” paparnya.

Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dipersiapkan untuk arus mudik. Lalu mengawasi stabilitas harga dan pasokan untuk sejumlah komoditi. Serta mengantisipasi adanya penimbunan dan peredaran produk kadaluarsa. 

Begitu juga penggunaan bahan berbahaya pada produk makanan seperti Boraks, Rhodamin B dan Formalin. “Antisipasi juga peredaran uang palsu. Sebab jelang lebaran transaksi keuangan cendrung mengalami peningkatan,” paparnya.

Walikota Dumai, Zulkifli AS mengatakan dalam rapat ini perlu menyatukan persepsi lintas sektor jelang Idul Fitri. Terutama untuk mencegah aneka kerawanan dan gangguan keamanan di Kota Dumai. Sehingga tidak terjadi konflik di tengah masyarakat dan situasi tetap kondusif.

“Kita tentu punya keinginan besar Dumai tetap kondusif tanpa ada gangguan. Maka diperlukan kerjasama dari semua pihak,” ulas    beliau usai rapat lintas sektor. 

Dumai– Tidak hanya menyerahkan bantuan pembangunan kepada pengurus Masjid Al Azhar yang disambangi tim safari Ramadhan namun jemaah Mesjid juga mendapatkan bantuan dari rombongan tim safari Ramadhan yang menggandeng badan amal zakat nasional (Baznas) Kota Dumai.
Tim safari Ramadhan menyerahkan zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Kota Dumai kepada 30 orang jemaah masjid yang dinilai layak untuk menerima aliran zakat masyarakat Dumai melalui Baznas Dumai.

Penyerahan bantuan pembangunan masjid dan penyaluran zakat ini disampaikan langsung oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As kepada pengurus Masjid dan masyarakat yang berhak menerima zakat tersebut.

“Zakat ini adalah dari masyarakat yang memiliki rezeki lebih dan kita memulainya melalui PNS dilingkungan Pemko Dumai. Diharap dengan bantuan ini dapat dipergunakan dan dapat membantu masyarakat penerima zakat,” ujar Walikota Dumai H. Zulkifli As pada sambutannya.

“Zakat yang dikumpulkan oleh BAZ Dumai ini kita awali dilingkungan Pemko Dumai namun sekarang terus berkembang dan banyak masyarakat yang menyalurkan zakatnya ke Baznas Dumai dan baru baru ini pihak Polres Dumai juga sudah komitmen untuk menyalurkan zakat mereka melalui BAZ Dumai dan sejumlah perusahaan swasta di kota Dumai,” kata Zul As.

Ditambahkan orang nomor satu di Kota Dumai ini dengan Perwako yang sudah diterbitkan Pemko Dumai selain menyerahkan bantuan pembangunan masjid dan musholla Pemko Dumai di tahun 2017 ini juga memberikan bantuan anggaran kepada Imam masjid, bilal masjid dan juga guru TPA yang langsung kita serahkan dengan nilai bervariasi.

“Saat ini hanya itu yang bisa kita berikan bantuan dengan keterbatasan anggaran yang kita miliki dan kita harapkan kedepan jika APBD besar maka akan lebih banyak yang kita berikan,” pungkas walikota Dumai. (Ijan/hms)

Dumai- Upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah Kota Dumai dalam sejumlah pembangunan fisik terutama 2 program utama yaitu penyediaan fasilitas air bersih dan mengatasi banjir perlu bantuan dan keikutsertaan masyarakat dalam menyukseskannya.
Harapan keikutsertaan masyarakat dalam mengawal dan menyukseskan pembangunan Kota Dumai ini disampiakan langsung oleh wakil walikota Dumai Eko Suharjo pada sambutannya saat menyambangi masjid Taqwa, Jum’at (9/6) dalam agenda safari Ramadhan yang ditahan pemerintah Kota Dumai.

“Peran serta masyarakat sangat menentukan suksesnya pembangunan jadi mari kita bersama sama ikut serta menyukseskan program pembangunan yang saya dan walikota Dumai H. Zulkifli As lakukan,” ujar Eko Suharjo.

Dikatakan Eko, seperti program mengatasi banjir, “Kita harap masyarakat berperan dalam penanganan banjir ini seperti hal kecil tidak.membuang sambah sembarangan ke selokan dan drainase yang ada,”.

“Mari kita kembalikan fungsi drainase. Tidak hanya tidak membuang sampah sembarangan dalam pembangunan jembatan penyeberangan diharapkan masyarakat untuk melakukannya sesuai kaedah dan tidak membuat sempit drainase yang sudah ada,” lanjut pria berkacamata ini.

“Kami sadari dalam kepemimpinan kami selama 1 tahun lebih ini masih banyak kekurangan dan masih banyak yang harus kami lakukan dan insyakallah kami akan dinaikan janji kami kepada masyarakat hingga akhir kepemimpinan kami,” kata Wakil walikota Dumai.

Pada kesempatan kunjungan safari Ramadhan ini wakil walikota Dumai juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid dari Pemko Dumai pada pengurus masjid Taqwa sebesar Rp12.500.000.

Harapan wakil walikota Dumai dana bantuan Pemko Dumai ini dapat sedikit meringankan beban bagi pengurus masjid dalam melakukan pembangunan Masjid.(ipad/hms)

DUMAI – Memasuki malam ke – 12 Ramadhan, rombongan tim safari Ramadhan Pemko Dumai yang dipimpin oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As dan didampingi Sekretaris Daerah Kota Dumai H. Muhammad Nasir menyambangi Masjid Taufiqiah, di Jl. Tenaga Kecamatan Dumai Kota. Rabu (07/06/2017).

Wihendri, S.Pd, M.Si selaku wakil ketua pengurus masjid Taufiqiah, menyambut serta mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan dari Pemerintah Kota Dumai.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Walikota beserta rombongan dan juga atas bantuan yang diberikan Pemerintah kepada pengurus Masjid Taufiqiah sebesar Rp. 12.500.000. Insya allah bantuan ini dipergunakan untuk keperluan pembangunan masjid yang belum terselesaikan” ujar Wihendri.

Selanjutnya Wako dan rombongan juga menyerahkan bantuan zakat dari BAZNAS Kota Dumai kepada 25 orang yang dianggap layak menerima bantuan zakat tersebut, sumber dana baznas ini berasal dari sumbangan masyarakat Kota Dumai yang mempunyai rezki lebih, termasuk pihak swasta dan seluruh PNS Kota Dumai yang telah dikumpulkan, dan nantinya akan disalurkan kepada seluruh masyarakat yang layak menerimanya.

Dalam sambutanya, Wako menyampaikan, Selain untuk menyerahkan bantuan, namun hal terpenting kedatangan tim safari Ramadhan adalah meningkatkan hubungan silaturahmi antara Pemerintah Kota Dumai dengan masyarakat sekaligus menampung aspirasi dan berdiskusi tentang permasalahan yang dialami masyarakat dengan tujuan sebagai penentu arah pembangunan kedepan.

Tidak hanya memaparkan permasalahan program utama Pemerintah tentang air bersih dan mengatasi masalah banjir, Walikota Dumai juga menyampaikan permasalahan sosial kemasyarakatan serta menghimbau kepada orang tua untuk lebih waspada menjaga anak dari pengaruh narkoba dan kelompok yang menyesatkan.

“Kepada kita semua, para orang tua, saya mengajak agar kontrol aktif terhadap anak anak kita, generasi muda, penerus bangsa dari pengaruh penyalahgunaan narkotika, ngelem dan gabungan kelompok-kelompok yang menyesatkan sehingga nantinya dapat membahayakan masa depan mereka dan masa depan pembangunan Kota Dumai khususnya”. Ungkap Wako.

“Selain narkoba, kita melihat dimedia sosial, televisi, media informasi lainya, saat ini banyak kelompok organisasi yang menyesatkan dan berperilaku tidak wajar yang pada akhirnya mengarah kepada perpecahan persatuan yang sudah lama kita jaga, jangan sampai anak-anak kita ikut bergabung didalamnya segera lakukan pengawasan dini sebelum terlambat”. Lanjutnya.

Saya berharap, tentu generasi muda kita, anak-anak kita, yang akan menggantikan peran kami dalam mengisi perjuangan, memperbaiki pembangunan, agar jauh lebih baik dimasa yang akan datang. Tutup Zul As. (hms).