DUMAI — Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBPPPA) Kota Dumai menggelar acara Jambore Pusat Informasi dan Konseling Anak, Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) yang diselenggarakan di Gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo jalan Putri Tujuh, Selasa Pagi (15/11/2016).

Jambore ini dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Drs. H Said Mustafa, M.Si, turut hadir Plt. KBPP dan PA Kota Dumai Bapak Khadarisan Arif, BKKBN Provinsi, perwakilan SKPD dan pelajar/ mahasiswa se Kota Dumai.

Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan kreatifitas dan keterampilan remaja/mahasiswa, selain itu meningkatkan komitmen dan partisipasi remaja dalam program generasi berencana serta sebagai sarana evaluasi pengembangan pusat informasi dan konseling remaja.

Sekretaris Daerah Kota Dumai dalam sambutannya mengatakan kondisi lingkungan remaja saat ini mengalami kerentanan terhadap pergaulan bebas, peredaran Narkoba, balapan liar, perkelahian antar remaja hingga terindikasinya HIV AIDS di kalangan pelajar, yang mengakibatkan lunturnya norma-norma kehidupan yang harmonis di masyarakat, untuk itu perlu adanya upaya peningkatan kewaspadaan dini menyangkut hal-hal tersebut.

Pada kesempatan tersebut Drs. H Said Mustafa, M.Si menyampaikan bahwa Kota Dumai saat ini dimasa kepemimpinan bapak Drs. H. Zulkifli AS, M.Si dan bapak Eko Soeharjo SE memiliki Visi dan Misi yang sangat luar biasa, yakni “Mewujudkan Kota Dumai Menuju Masyarakat Makmur dan Madani”
Masyarakat Madani mempunyai makna, masyarakat yang berbudaya, yang beradab dalam membangun serta mampu berinteraksi dengan dunia luar yang modern sehingga dapat terus berkembang dan maju. Ini merupakan tugas berat, perlu adanya dukungan dari berbagai elemen sektor Pemerintah, masyarakat, mahasiswa, hingga kitingkat remaja dan pelajar.

Keterkaitan pada acara jambore PIK Remaja/Mahasiswa dalam hal tersebut adalah Remaja dan Mahasiswa diharapkan berperan aktif, mampu bersaing tentunya dalam memberikan kesadaran terhadap kaum muda dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, karena pelajar dan mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa para kaula muda yang mampu meneruskan cita-cita bangsa khususnya di Kota Dumai.

Kita semua ingin generasi penerus inilah yang nantinya mengisi Pembangunan Kota Dumai sehingga kedepan Kota Dumai yang kita cintai ini menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang, ungkap Sekda.(hms).

Dumai – Wakil Walikota Dumai Eko Soeharjo, SE membuka secara resmi Seminar Nasional 2016 dengan tema ” Menyongsong Program Smart City Kota Dumai” pada Senin pagi (14/11/2016) di gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo jl. Putri Tujuh Dumai.

Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kota Dumai yakni “Mewujudkan Kota Dumai menuju masyarakat makmur dan madani” berbagai upaya akan dilakukan oleh Pemko Dumai yang saat ini dibawah kepemimpinan Drs. H Zulkifli, AS dan Eko Soeharjo, SE merupakan janji tugas dan amanah yang harus terlaksana, dalam konteks peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

Hal ini tidak akan pernah terwujud tanpa adanya saling dukung antar berbagai pihak seperti, pejabat legislatif, eksekutif pemerintah dan masyarakat, serta lembaga-lembaga pendidikan yang ada khususnya Kota Dumai.

Adapun rencana kedepan Pemko Dumai ini mendapat respon positif dari salah satu perguruan tinggi yaitu STEMIK Kota Dumai dimana pihaknya menyelenggarakan Seminar Nasional 2016 Internet Of Things dengan mendatangkan Narasumber spesialis di bidang pakar Teknologi Informasi dari Jakarta yakni Bapak Dr. Onno w. Purbo.M.Eng, yang diikuti oleh 267 orang jumlah peserta dari berbagai kalangan diantaranya 235 orang dari kalangan mahasiswa.

Ketua STMIK Dumai Mardayulis, SE menyampaikan dalam sambutanya perencanaan program Smart City Kota Dumai sangat baik, terbukti dengan perkembangan zaman IT yang semangkin canggih, kami siap memberikan dukungan baik dibidang penerapan ilmu pengetahuan berbasis teknologi informasi maupun sumberdaya manusia.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Dumai mengatakan, berdasarkan Agenda Pembangunan Nasional (Nawacita) 2015 – 2019 terdapat 10 bidang prioritas untuk implementasi E-GOVERMENT yaitu Kesehatan, Pendidikan, Kependudukan, Kedaulatan Pangan, Kemaritiman dan Kelautan, Pariwisata, Investasi dan Perizinan Usaha, Lapangan Kerja, Kawasan Perbatasan, Tata Kelola Pemerintahan, hal tersebut dituntut layanan e-goverment 24 jam/hari dan transparan, nah disinilah fungsi Smart City Kota Dumai dapat melihat berbagai informasi dimanasaja, masyarakat yang hendak melihat informasi hanya dengan menggunakan fasilitas android yang dimiliki oleh masyarakat tersebut, sehingga lebih efisien waktu dan biaya terobosan inovasi ini lah yang akan di iplementasikan di Kota Dumai dengan tujuan mempercepat pembangunan dan berharap terlaksananya program Smart City Kota Dumai ujar wawako (hms).