Dumai, 30 Maret 2017 – ” Walikota Dumai Resmikan Logo Hari Jadi Kota Dumai ke 18 dan Lakukan Pencanangan Harijadi Kota Dumai serta resmikan kegiatan acara tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat Kewajiban Bersama.”

Anak merupakan aset bangsa, maka perlindungan mereka menjadi prioritas utama, hal ini diungkapkan oleh Walikota Dumai dalam acara pembukaan secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Kota Dumai. Kamis 30/03/2017 di Ball Room Hotel Grand Zuri.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muhammad Safi’i menyampaikan dalam sambutanya, kualitas anak Indonesia merupakan faktor yang menentukan eksistensi dan kemampuan bangsanya untuk bersaing dengan negara lain. Dikaitkan dengan Kota Dumai, anak-anak Kota Dumai adalah faktor utama penentu kelangsungan daerah ini kedepan.

Seiring dengan berkembangnya zaman, apa yang kita dengar, lihat dan baca di pemberitaan media di berbagai daerah masih tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap anak sehingga menjadi tantangan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah dengan melaksanakan kampanye Bersama Lindungi Anak yang merupakan bagian dari gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Kota Dumai juga tidak ketinggalan, demi mengantisipasi menjalarnya kekerasan terhadap anak, Pemerintah melaksanakan Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat. Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

PATBM merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan prilaku yang memberikan perlindungan kepada anak. Gerakan tersebut dapat dikelola dengan menggunakan dan mengembangkan fungsi struktur kelembagaan yang sudah ada atau jika diperlukan dengan membangun struktur kelembagaan baru.

Pada kesempatan tersebut Walikota Dumai H. Zulkifli AS menyampaikan, PATBM ini merupakan upaya strategi yang tepat dalam mencegah kekerasan pada anak karena seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat langsung. Sejumlah kasus kekerasan yang dialami anak justru terjadi dalam lingkungan yang pelakunya adalah orang-orang terdekat mereka. diperlukan peran aktif keluarga dengan membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, mengawasi kegiatan anak, dan memberikan keterampilan pada anak guna mendeteksi/menghadapi kemungkinan kekerasan yang mungkin terjadi pada dirinya. Pendidik/guru di lembaga pendidikan agar lebih aktif dalam membangun komunikasi positif dengan siswa/murid serta membangun mekanisme penegakan hukum bagi pelaku untuk menimbulkan efek jera. Pendeknya, perlindungan anak dari kekerasan harus dilakukan secara serentak oleh anak, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Untuk itulah, sosialisasi ini sangat penting nilainya dalam rangka penyiapan anak Kota Dumai untuk menjadi manusia masa depan yang diharapkan. Karenanya, keseriusan peserta dalam mengikuti acara ini mutlak dibutuhkan sehingga ada hasil yang nyata didapat begitu selesai mengikuti sosialisasi. Ungkap Wako.

Usai memberikan sambutan, Walikota Dumai H. Zulkifli AS langsung melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat sekaligus Lounching Logo dan Tema HUT Kota Dumai ke XVII Tahun 2017, didampingi oleh Danlanal Kota Dumai, Ibu Walikota Hj. Haslinar Zulkifli, Ibu Wakil Walikota Dewi Tunjung Suharjo, Ibu Ketua DPRD ibu Lenny dan anggota DPRD. (hms).

DUMAI – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi bersama Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga Gandhi Sriwidodo menandatangani prasasti pembangunan tahap awal Terminal Aspal Curah di Kawasan Pengembangan Pelabuhan Terpadu, tepatnya jalan M.H. Thamrin ex. Dock Yard Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat. Pada hari Kamis pagi (12/01/2016).

Terminal Aspal Curah (TAC) yang akan dibangun oleh PT. Pertamina Patra Niaga memiliki kapasitas 18.000 metrik ton dan menjadi bagian dari salah satu supply point aspal PT Pertamina (Persero). Dengan demikian konsumen akan lebih mudah untuk mendapatkan pasokan aspal curah di Riau khususnya Kota Dumai disampingturut mengembangkan pasar aspal Pertamina.

Sumber aspal curah nantinya didatangkan secara impor oleh Pertamina dengan menggunakan kapal yang bersandar di dermaga
Kawasan Pengembangan Pelabuhan Terpadu milik PT. Pertamina Patra Niaga, untuk selanjutnya ditimbun dalam tangki dan didistribusikan dengan menggunakan truk dalam bentuk curah.

Direktur Utama PT. Pertamina Patra Niaga dalam sambutanya menyampaikan, optimisme yang tinggi terhadap peningkatan aktivitas bisnis di Kawasan Pengembangan Pelabuhan Terpadu Dumai, selain memberi tambahan bagi pendapatan perusahaan, pembangunan TAC juga diharapkan mampu mendorong perkembangan ekonomi di sekitar kawasan melalui terbukanya lapangan pekerjaan khususnya putra putri tempatan di Kota Dumai serta menambah daya tarik bagi investor lain untuk mengembangkan bisnisnya di Kota Dumai.

Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Dumai yakni “Mewujudkan Kota Dumai Menuju Masyarakat Makmur dan Madani”. Dan turut mendukung terciptanya iklim investasi Kota Dumai yang baik melalui perencanaan bisnis berkelanjutan dan komitmen penyerapan tenaga kerja lokal.

Berbagai upaya serta dukungan terhadap visi dan misi Pemerintah Kota Dumai terus dilakukan agar kedepan Dumai menjadi lebih baik. Pembangunan Terminal Aspal Curah ini direncanakan rampung pada kuartal ke-3 tahun 2017 dan disusul dengan aktivitas usaha lainnya. Terang Gandhi Sriwidodo.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi mengatakan, sangat menyambut baik dengan adanya Pembangunan Terminal Aspal Curah di Kota Dumai. Keberadaan PT. Pertamina Patra Niaga dengan aktifitas bisnisnya diharapkan mampu mengembangkan kawasan pengembangan pelabuhan terpadu milik PPN ini.

Kota Dumai siap menerima calon investor, dengan adanya pembangunan Terminal Aspal Curah ini mudah-mudahan calon investor lain juga tertarik serta mengembangkan aktivitas bisnisnya dikawasan ini, semoga upaya yang telah dilakukan PT. Pertamina Patra Niaga tentunya dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat Kota Dumai. ungkap wako.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Kajari Kota Dumai, Kapolres Dumai, GM PT Pertamina (Persero) RU II Dumai, dan pemuka masyarakat setempat, kemudian penutupan giat acara tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama dan penyerahan bantuan kepada sejumlah anak yatim dari yayasan lokal. (hms)

DUMAI – Kakanwil Kemenkum HAM (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) Provinsi Riau, Dr. Ferdinand Siagian SH MM, memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas II B Kota Dumai, dari Muhammad Lukman A.Md.IP, SH. MSi, kepada Edi Mulyo A.Md.IP, S.Sos, SH, MH di Rutan Dumai. Rabu pagi (11/01/2016).

Pejabat lama yang sudah bertugas selama 2 tahun 6 bulan sebagai Kalapas di Kota Dumai, kini bertugas menjadi Kalapas di Pasir Pangaraian kab. Rokan Hulu (ROHUL). Sedangkan pejabat baru sebelumnya sebagai Kepala Rutan (rumah tahanan) di Bagan Siapi-api Kab. Rokan Hilir (ROHIL). Provinsi Riau.

Kakanwil dalam sambutannya menyebutkan, ada mutasi dan promosi ada reward serta punishmen. Ada waktunya seseorang mendapatkan kedua hal tersebut. Pada intinya indikator keberhasilanlah yang menjadi terlaksananya mutasi, bukan berarti kinerja yang tidak baik sehingga kedepan seluruh Rumah Tahanan yang ada di Propinsi Riau nantinya menjadi lebih baik.

Kepada Kalapas yang baru Kakanwil juga minta, agar melakukan yang terbaik, setidak-tidaknya diatas yang telah dibuat oleh Kalapas yang lama sehingga nantinya dapat menyusul ke tempat yang lebih strategis lagi. Ungkap Ferdinand Siagian.

Pada kesempatan itu, Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, Msi mengatakan, apresiasi yang tinggi kepada Kalapas Muhamamad Lukman yang telah memberikan kontribusinya yang sangat baik selama bertugas di Kota Dumai dalam kurun waktu 2 tahun 6 bulan, selama menjabat selalu melakukan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Dumai dan para stakeholder, disamping itu wako juga mengucapkan semoga semakin sukses lagi di tempat tugas yang baru.

Khusus Rumah Tahanan klas II B Kota Dumai harapan wako, tentunya menjadi lebih baik lagi kedepanya dibawah kepemimpinan yang baru, selamat datang dan selamat bertugas di kota Dumai. Terang Wako.

Dalam acara tersebut, di lakukan pemberian cinderamata kepada Kalapas yang lama, dimulai dari Walikota Dumai, Wakil Ketua DPRD, Kajari, Kapolres dan Porkompimda yang hadir, serta para staff Lapas klas II B Rutan Dumai kemudian dilanjutkan dengan sesi poto bersama. (hms).

Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si didampingi Kepala Disnakertrans Kota Dumai Drs. Amiruddin, MM.MBA menghadiri undangan BPJS Ketenagakerjaan Cab. Kota Dumai dalam rangka Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Perusahaan Platinum Yang Melaksanakan Proyek Jasa Kontruksi. Rabu (28/12/2016) di Cafe dan Resto Sewu Roso jl. Ombak Dumai.

Turut hadir pada saat itu perwakilan dari Wilmar group, perwakilan PT. SDS, perwakilan PT. De Petrolium internasional, PT. PLN (persero), Pertamina serta karyawan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cab. Kota Dumai Muhammad Riadh mengatakan, ucapan terima kasih atas partisipasi dan peran aktif Pemerintah khususnya Kota Dumai yang mana telah memberikan dukungan terhadap program-program BPJS Ketenagakerjaan dalam menentukan sebuah kebijakan yakni, setiap para pekerja di sektor jasa konstruksi wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ini menjadi salah satu syarat bagi perusahaan pemenang tender, pasalnya karena program tersebut sangat bermanfaat seperti, adanya program perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT) yang memproteksi pekerja selama proyek berlangsung hingga selesai.

Hal ini guna mengantisipasi kekhawatiran serta adanya klaim yang dilakukan setelah terjadi kecelakaan kerja maupun kematian, sehingga kita tetap menjalankan amanah dari PerMen Ketenagakerjaan RI No. 44 Tahun 2015.

Dalam hal ini Wako Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si mengatakan, Pemerintah khususnya Kota Dumai berupaya memberikan kebijakan yang terbaik kepada masyarakat sebab, sebelumnya telah dikaji, ditelaah serta dipertimbangkan secara seksama dan berharap agar masyarakat memahami hal tersebut “Jangan sudah terjadi sesuatu hal yang buruk baru menyadari bahwa terasa berat jika beban itu ditanggung sendiri”. Maknanya adalah membantu meringankan beban para pekerja, jika terjadi resiko bagi para pekerja maka beban resiko tersebut menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan dengan syarat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ungkap Wako.

Harapan Wako kedepan, Kota Dumai khususnya ” Kita satu pemahaman dulu, segera antisipasi dini bagi masyarakat yang berpropesi sebagai pekerja dengan rentan resiko, agar masa depan terjamin, secepatnya mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan untuk kedepannya pelaksana jasa konstruksi tidak ada yang tidak ikut, semua harus mengikutkan pekerjaanya kedalam jaminan sosial ketenagakerjaan”. Tegasnya (hms).

Dumai – Dalam rangka mendukung Program Pemerintah yaitu Peningkatan Sumberdaya Manusia Berkualitas khususnya di Kota Dumai, Walikota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Dr. H. Said Muatafa, M.Si mengukuhkan kepengurusan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional Tingkat Kota Dumai. Rabu pagi (28/12/2016) di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung jalan Putri Tujuh Dumai.

Sebagai tanda dimulainya acara, Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Dumai Ir. H. Syafizal, M.Sc menyampaikan sambutanya bahwa, tujuan pembentukan FORIKAN Kota Dumai adalah untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat. Perbaikan gizi melalui konsumsi ikan akan berdampak langsung kepada perbaikan kualitas sumberdaya manusia dan sekaligus peningkatan ekonomi para pihak yang terlibat.

Beberapa kegiatan dalam FORIKAN Kota Dumai, antara lain: Merumuskan bentuk-bentuk komunikasi edukatif kepada masyarakat tentang kandungan gizi ikan dan manfaat mengkonsumsi ikan, cara memilih, menangani dan mengolah ikan yang benar. Menjadikan ikan sebagai sumber protein utama dalam menu makan keluarga. Dengan memanfaatkan semua potensi untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan peningkatan konsumsi ikan, serta meningkatkan posisi politis ikan Kota Dumai khususnya.

Selanjutnya, Ketua FORIKAN Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli AS mengatakan, peran dan tanggung jawab yang diberikan tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada dukungan dari pihak-pihak yang terlibat, kemudian penting juga adanya respon stakeholders terkait agar tujuan dapat tercapai.

Walau demikian FORIKAN Kota Dumai tetap berupaya keras dan siap membantu mewujudkan Program Pemerintah dalam Pembangunan Sumberdaya Manusia berkualitas khususnya Kota Dumai melalui Gerakan Makan Ikan. Dan pada hari ini juga akan melantik 7 (tujuh) orang ibu-ibu Camat sebagai perpanjangan tangan ditingkat Kecamatan .

Ketua FORIKAN Hj. Haslinar Zulkifli menambahkan, perlu diketahui bersama untuk Kota Dumai telah meraih jauara 1 (satu) lomba masak serba ikan tingkat propinsi dan kedepan menjadi perwakilan ketingkat nasional.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Dr. H. Said Mustafa, M.Si dalam pidatonya mengatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan pada tanggal 20 September nomor 29 Tahun 2006. Organisasi ini merupakan suatu wadah yang dibentuk dengan tujuan untuk menyatupadukan gerak dan langkah semua unsur terkait (stakeholders) dalam rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan nasional.

Sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan yang terdiri dari aneka species mengandung omega 3 tertinggi dan gizi yang sangat lengkap, selain itu, telah dibuktikan dengan berbagai penelitian antara lain bahwa ikan yang berkualitas akan meningkatkan kecerdasan, meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh serta mengandung energi positif yang tinggi untuk mencegah stress dan depresi, dalam arti kata banyak manfaat konsumsi makan ikan.

Pemerintah Kota Dumai menyambut baik terbentuknya FORIKAN di Kota Dumai tersebut dan meletakkan beban tugas yang berat dalam pundak seluruh pengurusnya, serta berharap konsumsi ikan masyarakat Kota Dumai meningkat secepatnya.(hms)

Dumai – Pelantikan Pengurus Purna Paskibraka Kota Dumai tahun 2016 berlangsung di Pendopo Gedung Sri Bunga Tanjung jalan Putri Tujuh Dumai, Selasa malam (27/12).

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Dermawan S.Sos, dalam hal mewakili Walikota Dumai karena Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS. M.Si sedang menghadiri kegiatan lain pada jam yang sama, hadir juga Ketua TP. PKK Kota Dumai Ibu Hj. Haslinar Zulkifli AS, Ketua PPI Propinsi Riau, dan Porkompimda Kota Dumai.

Pengurus Purna Paskibraka Indonesia Kota Dumai dilantik oleh Ketua PPI Propinsi Riau Tonny werdiyansyah, S.Si yang berlangsung secara hidmat. Harapan dari ketua yang baru saja dilantik Dedy Rinaldi. S.STp kiranya mampu menjadikan pemuda pemudi Kota Dumai menjadi calon penerus bangsa melalui pelatihan Kepaskibrakaan serta berperan aktif dalam hal kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan.

Terobosan utama ketua PPI Kota Dumai ini adalah menghindarkan keanggotaannya dari pengaruh narkoba, karena setiap seleksi calon purna paskibraka terlebih dahulu wajib tes bebas narkoba dan zat adiktif lainya, bagi yang telah dilantik sebagai anggota PPI, untuk tahap awal juga dilakukan tes bebas narkoba guna memastikan seluruh keanggotaan Purna Paskibraka Indonesia Kota Dumai bebas dari narkoba. Ungkap Dedi

Hal yang sama juga disebutkan oleh ketua PPI Propinsi Riau Tonny werdiyansyah, S.Si. yakni Purna Paskibraka merupakan salah satu bagian dari generasi muda Indonesia yang selalu terus membina diri agar memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, idealisme, patriotisme dan harga diri serta mempunyai wawasan yang luas, kokoh kepribadiannya memiliki kesegaran jasmani dan daya kreasi serta dapat mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, ilmu, keterampilan, semangat kerja keras dan kepeloporan.

Tujuan didirikannya Organisasi Purna Paskibraka Indonesia Ini adalah untuk Menghimpun dan membina para anggota agar menjadi warga negara Indonesia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, Berjiwa Pancasila, Setia dan Patuh pada NKRI dan Menjadi Pandu Ibu Pertiwi, selain itu untuk Membina watak kemandirian dan profesionalisme, memelihara dan meningkatkan rasa persaudaraan, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan, mewujudkan kerja sama yang utuh serta jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara, memupuk rasa tanggung jawab dan daya cipta yang dinamis serta kesadaran nasional di kalangan para anggota dan keluarganya, oleh sebab itulah seluruh kaanggotaan Purna Paskibraka Indonesia tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota wajib bebas dari narkoba.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Dumai melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat juga memberi arahan serta ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan Purna Paskibraka Indonesia Kota Dumai ini, semoga terbentuknya Organisasi masyarakat PPI Kota Dumai dapat menjalankan organisasinya tersebut dengan baik sebagaimana mestinya dan hal yang terpenting adalah peran serta dalam mendukung Program Pemerintah khususnya Kota Dumai. (hms)

Dumai – Gerak Tanam Serentak Bibit Kelapa Sawit Program Pemerintah Propinsi Riau melalui Dinas Perkebunan Propinsi Riau disambut baik serta mendapat dukungan oleh Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si, sebab program Pemprop Riau tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat petani kebun kelapa sawit di Kota Dumai.

Hal ini tentunya akan berdampak baik bagi petani kebun kelapa sawit karena program tersebut diperuntukkan khusus perkebunan masyarakat yang tergabung dalam usaha perkebunan kelompok tani, pelaksanaan kegiatan program tersebut tepatnya dijalan Suka Ramai Ujung Kecamatan Bukit Kapur pada hari Jum’at 15/12/2016.

Kegiatan Gerak Tanam Serentak Bibit Kelapa Sawit diawali dengan sambutan Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Riau Ir. H. Ferry HC Ernaputra. M.si menyampaikan himbauan kepada para petani agar sebelum menentukan keputusan dibidang perkebunan kelapa sawit, terlebih dahulu melakukan persiapan yang matang mulai dari pembibitan hingga kemasa panen, yakni pemilihan bibit sawit yang bener2 berkualitas.

Hasil survei yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan Proponsi Riau, sebelumnya banyak petani sawit yang menggunakan bibit sapuan tidak berkualitas baik, tidak original, sehingga hasil panen tidak memuaskan.

Kegiatan Gerak Tanam Serentak Bibit Kelapa Sawit ini tidak hanya seremonial saja tetapi pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi Riau serta Dinas pertanian dan Perkebunan Kota Dumai terus akan melakukan pengawasan terhadap kelompok tani tersebut mulai dari penanaman bibit hingga kemasa panen.

Adapun program Pemprop Riau yang diberikan kepada kelompok tani masyarakat Kecamatan Bukit Kapur jalan Suka Ramai adalah berupa Bibit sawit serta sarana produksi lainya untuk kapasitas lahan 50 H, dan Bibit karet serta sarana produksi lainya untuk kapasitas lahan 25 H, 1 (satu) unit mesin jetor bajak dorong sebagai sarana pengolahan lahan tanaman jangka pendek sehingga kelompok tani tarsebut tetap beraktivitas dan berpenghasilan menjelang masa panen kelapa sawit dan karet tiba.

Dalam hal ini Walikota Dumai Drs. Zulkifli AS. M.Si mengatakan, upaya-upaya pemerintah dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat khususnya Kota Dumai terus dilakukan baik dibidang pertanian, perkebunan, perdagangan maupun industri rumah tangga.

Hal ini menyangkut visi dan misi Kota Dumai yakni “Mewujudkan Kota Dumai Menuju Masyarakat Makmur dan Madani” namun itu semua tak lepas dari dukungan berbagai pihak serta eleman masyarakat Kota Dumai salah satunya dengan cara membuktikan keseriusan kelompok tani jalan sukaramai kecamatan bukit kapur dalam memanfaatkan, mengolah sebaik-baiknya apa yang telah diberikan pemerintah, sehingga nantinya dapat berkelanjutan kepada kelompok-kelompok tani yang lain di Kota Dumai.

Masih dalam sambutan wako, beberapa hari yang lalu tepatnya Selasa 13 Desember 2016, beliau menyampaikan juga bahwa kelompok tani di Kelurahan Tanjung Penyebal Kecamatan Sungai Sembilan telah berhasil memanfaatkan lahan gambut menjadi lahan pertanian cabai dan jagung manis masing-masing sekitar 10 H. Dengan hasil panen cukup bagus untuk cabai masa panen ke 8 (delapan) sudah mencapai 16 ton, ini merupakan inovasi yang luar biasa.

Harapan wako kedepan, agar peningkatan disektor pertanian dan perkebunan yang ada di Kota Dumai menjadi labih baik, tingkatkan sosialisasi serta pelayanan penyuluh pertanian kepada masyarakat kelompok tani Kota Dumai khususnya, semoga apa yang kita cita-citakan dapat terwujud, sehingga nantinya dapat dinikmati anak cucu kita semua dikemudian hari. Ungkap wako.

Dalam rangkaian acara, Walikota Dumai menyerahkan secara simbolis bibit kelapa sawit kualitas super kepada perwakilan kelompok tani Kecamatan Bukit Kapur serta ikut penanaman perdana bibit kelapa sawit tersebut. (hms).

Dumai – Dalam rangka mengingat kembali semboyan NKRI Pemerintah Kota Dumai menggelar upacara Kebhinekaan yang dipimpin langsung oleh Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si. pada Selasa Pagi (22/12/2016) di lapangan upacara ex Kantor Walikota jalan HR. Soebrantas Dumai.

Hadir juga pada upacara tersebut Wakil Walikota Dumai Eko Soeharjo, SE, Sekda Kota Dumai Drs. Said Mustafa, M.Si, Porkompimda Kota Dumai, para Asisten Walikota, seluruh Kepala SKPD, Kepala Bagian, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan peserta upacara dari kalangan TNI, Polri, PNS, OKP, Mahasiswa dan pelajar Kota Dumai.

Disela Amanat, Walikota Dumai menyampaikan pidatonya sejak digunakannya semboyan Bhineka Tunggal Ika pada lambang negara Indonesia, dunia menjadi mengenal bangsa kita sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang memiliki keberagaman. Semboyan yang berarti “berbeda-beda namun satu jua” ini harusnya begitu melekat dalam diri setiap masyarakat Indonesia. Karena sejarahnya, semua perbedaan dan kemajemukan dalam diri bangsa ini menjadi satu, kala berjuang melawan penjajahan demi meraih kemerdekaan.

Asas itulah yang kemudian menciptakan rasa nasionalisme yang absolut dalam kehidupan masyarakat hingga bagai tak ada perbedaan semua bersatu bahu membahu menumbangkan kekuasaan penjajah di bumi pertiwi.

Namun seiring berjalannya kehidupan kebangsaaan kita, kebhinekaan terus mengalami cobaan. Kebhinekaan ini aktualisasinya berbanding lurus dengan semangat nasionalisme, jika kebhinekaan memudar, bukan tak mungkin rasa nasionalisme juga ikut teriris.

Mencuatnya pemberitaan tentang aksi kekerasan, tawuran antar pelajar dan mahasiswa, konflik, perang saudara dan antar suku, menunjukkan betapa kebhinekaan berjalan ke arah yang salah.

Kebhinekaan (kemajemukan) dipandang bukan sebagai suatu aset yang berharga, namun dipandang sebagai ajang unjuk kekuatan. Untuk itulah, pemerintah memandang perlu kembali mengingatkan tentang kebhinekaan bangsa kita, salah satunya melalui Apel Kebhinekaan yang kita laksanakan pada hari ini yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI yang lebih kokoh, sebagai bentuk respon terhadap perkembangan situasi strategis pada tatanan kehidupan regional, Nasional dan global yang berimplikasi pada aspek keamanan dan ketertiban.

Dalam berbagai wacana, kita yakini bahwa telah menjadi kesepakatan bangsa adanya empat pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia. Empat pilar tersebut adalah: (1) Pancasila, (2) Undang-Undang Dasar 1945, (3) Negara Kesatuan Republik Indonesia dan (4) Bhinneka Tunggal Ika.

Negara Indonesia akan kokoh, apabila 4 pilar kebangsaan tersebut, terus disanggah, dieratkan atau dipelihara bersama – sama. Untuk itu, dengan beragam Suku, Agama serta Budaya yang ada, beribu pulau – pulau di seluruh Indonesia, mari kita bersama – sama mengikat tali persaudaraan yang bernaung atau berpedoman pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI.

Dalam konteks Kota Dumai, kita pantas berbangga hati, walaupun Dumai didiami oleh tidak kurang dari 16 suku bangsa dan menganut seluruh agama yang ada di Indonesia, namun Alhamdulillah, Kota Dumai tetap aman dan tenteram. Masyarakat tetap menjalin serta memupuk keberagaman ini melalui nilai-nilai toleransi yang tinggi sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan yang merugikan masyarakat.

Selain merupakan karakter asli masyarakat Kota Dumai, Kerukunan umat beragama yang kita rasakan sekarang juga merupakan kerja keras dari berbagai tokoh agama dan masyarakat serta pemerintah yang tidak henti-hentinya menjalin silaturrahmi dan saling pengertian serta toleransi diantara sesama.

Atas nama Pemerintah maupun atas nama pribadi saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Dumai untuk bersama – sama menjaga Kebhinekaan, ketertiban dan keamanan serta kerukunan yang memang sudah terjalin sejak lama. Ungkap Wako.

Masih dalam pidato wako Pada kesempatan ini juga saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada serta seluruh peserta apel dalam upaya memelihara dan mewujudkan situasi kamtibmas yang lebih kondusif.

NKRI adalah pilihan yang tak mungkin dapat ditawar-tawar lagi eksistensinya. Oleh karenanya, sebagai anak bangsa, mari kita pupuk dengan mempertebal dan memahami setuntas-tuntasnya prinsip kebhinekaan. Mari kita pertahankan dengan semangat patriotisme yang tinggi. Semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa dan negara kita dari perpecahan yang pada akhirnya justru merugikan kita sendiri.(hms).

Dumai – Pencanangan PKK-KB-Kes Tingkat Pripinsi Riau Tahun 2016 diselenggarakan di Kota Dumai, bertema ” Dengan Kesatuan Gerak PKK ke 44 Tahun 2016 Kita Wujudkan Kinerja Gerak PKK Melalui Penguatan Dasa Wisma”. Kamis (17/11) Gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo jalan Putri Tujuh.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk tercapainya sasaran peningkatan cakupan pelayanan yang adil dan berkualitas dalam program pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Banyak yang telah dicapai melalui kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan namun masih memerlukan upaya konkrit dalam memberikan kontribusi yang nyata terhadap cakupan pelayanan KB dan Kesehatan tersebut.

Pencanangan kegiatan kesatuan gerak PKK-KB-Kes yang sedang dilaksanakan ini, mempunyai makna strategis dalam rangka mensuksekan salah satu program kependudukan keluraga berencana dan pembangunan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Pada hakekatnya meningkatkan derajat kesehatan dan pola hidup sehat serta membangun keluarga kecil bahagia, sejahtera merupakan modal awal dalam membangun sember daya manusia yang tangguh, untuk mencapai keluarga berkualitas sesuai dengan visi misi program KB Nasional.

Pada tahun 2016 di Kota Dumai pencapaian KB baru berdasarkan perkiraan permintaan masyarakat (PPM) untuk metode KB jangka panjang (MKJP) berjumlah 677, sedangkan untuk Non -MKJP tercatat berjumlah 11.357 aseptor. Jika dibandingkan pada tahun sebelumnya untuk pencapaian sedikit menurun yang disebabkan faktor usia dan pemahaman masyarakat yang belum sepenuhnya membaik.

Pemerintah Kota Dumai dalam sambutan Walikota Dumai Drs. H Zulkifli AS, M.Si menyampaikan, kita melihat sudah ada pergeseran orientasi, saat ini kita tidak hanya mengatur tingkat kelahiran saja, kedepan mari bersama kita meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Walikota Dumai juga menyapaikan bahwa pertumbuhan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi akan sulit terlaksana, tanpa adanya dukungan dari masyarakat itu sendiri, untuk itu sangatlah penting jika diimbangi dengan pengendalian jumlah penduduk.

“Semakin banyak jumlah anggota keluarga semakin banyak tuntutan kebutuhan, keluarga butuh sandang, pangan serta kebutuhan pendidikan, penomena ini mengakibatkan beban yang ditanggung tulang punggung keluarga terasa sangat berat, kita merasakan Dumai pada saat ini, maka dari itu hendaknya kepada masyarakat perlu pemahaman yang positif terhadap program pemerintah tentang Pencanangan KB dan Kesehatan ini”. Ungkap Wako.

Kegiatan Pencanangan PKK-KB-Kes ini juga bertujuan meningkatkan peran dan fungsi serta memberdayakan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang berpungsi sebagai fasilitator, perencanaan, pelaksana dan penggerak pembangunan pada setiap tingkatan.

Pencanangan PKK-KB-Kes Tingkat Propinsi Riau Tahun 2016 dibuka secara resmi oleh Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli AS, M.Si serta didampingi Wakil Walikota Dumai Eko Soeharjo, SE, Ketua TP-PKK Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli AS, Kepala BKKBN Propinsi Riau dan Perwakilan BKKBN RI ditandai dengan pemukulan GONG.

Dengan dilaksakanya Pencanangan PKK-KB-Kes Tingkat Provinsi Riau yang diselenggarakan di Kota Dumai, diharapkan Program KB di Kota Dumai selayaknya mendapat perhatian dalam program kesejahteraan keluarga kecil bahagia, sejahtera dan mandiri, sehingga dapat menjadi kekuatan pembangunan diberbagai sektor. (hms).

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Sosial menyelenggarakan kegiatan Pembekalan bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) pada kegiatan Pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) serta Potensi dan Sumber kesejahteraan Sosial (PSKS) Kota Dumai. Senin pagi (15/11/2016).

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Dumai Drs. Chairudin Adnan dalam sambutannya, kegiatan Pembekalan TKSK dan PSM bertujuan untuk memberdayakan para pelaku petugas sosial agar mampu serta memudahkan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, sehinga penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan pada saat menangani berbagai permasalahan yang ada dilingkungannya dapat terakomodir secara berdayaguna dan berhasilguna serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan soaial (Kessos) di Kota Dumai serta terwujudnya koordinasi,meintegrasi dan sinkronisasi data yang akurat, paparnya.

Kegiatan TKSK dan PSM tersebut dibuka oleh Walikota Dumai yang di wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Dermawan S.Sos. Dalam sambutanya H. Dermawan mengatakan Pemerintah merasa bangga kepada petugas penyelenggara Sosial Masyarakat ini, khususnya Pemerintah Kota Dumai, karena dalam menjalankan tugasnya PSM didasarkan atas pengabdian dan pengorbanan sebagai pejuang kemanusian, pembangunan dan kemasyarakatan, serta tanpa pamrih dan tidak menuntut imbalan jasa, demi kepentingan masyarakat yang dibantu, namun Pemerintah khususnya Kota Dumai akan tetap memberikan penghargaan atas kretifitas jasa-jasanya tersebut.

Pada kesempatan tersebut H. Dermasan berharap agar peserta dapat mengikuti dengan tekun dan menyimak serta memahami segala materi sehingga dapat diimplementasikan dilingkungannya masing-masing, juga semua peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai potensi dan sumber kesejahteraan sosial, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih maju, makmur, dan sejahtera, ucapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Instansi, Camat, Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, dan Tokoh Masyarakat. (hms).