SIAK – Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As, M.Si menyambangi kota siak untuk menghadiri acara tanam perdana padi dan jagung seluas 5000 H. Didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Ir. Dwi Orisyawan. PP dan Plt. Kabag Humas Riski Kurniawan Tri Sah Putra, ST tepat pukul 7:30 pagi wako tiba di lokasi acara di bungaraya kabupaten siak, Rabu (5/4/17).

Acara ini dihadiri Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, Dirjen Holtikultural Kementrian Pertanian RI Spudnik Sujono, dan Kasad TNI Jendral Mulyono, selanjutnya Panglima TNI bersama Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, Bupati Siak H Syamsuar serta sejumlah pejabat lainnya melakukan penanaman jagung perdana.

Kedatang Panglima beserta rombongan di sambut dengan antusias oleh warga Bungaraya di iringi dengan tabuhan kompang khas melayu. Ada beberapa rangkayan kegiatan dintaranya penyerah bantuan kepada masyarakan dan pelajar, penanaman benih jagung dan terakhir penaman padi dengan menggunakan mesin bantuan dari kemetrian pertanian.

Diawali sambutaan Dirjen Holtikultural Kementrian Pertanian RI Spudnik Sujono mengatakan “Pemerintah pusat ingin menumbuh kembangkan sektor pertanian, maka bapak presiden sangat mendukung hal itu dengan memberi program-program bantuan seperti mesin dan bibit untuk para petani di daerah. Bapak presiden ingin menjadikan Indonesia negara swasembada pangan. Semuanya tidak lain hanya untuk mensejahterakan petani dan meningkatkan produksi dengan visi besar kedaulatan dan kemandirian pangan. Terlihat hasilnya, di tahun 2016, produksi beras kita secara nasional sekitar 79,1 juta ton dimana naik dari angka tahun sebelumnya yang hanya 75 juta ton. Indeks Pertanaman kita juga sudah berada di angka rata-rata nasional 1,79 atau hampir dua kali tanam dalam setahun. Untuk komoditas jagung sendiri sekarang pola tanam tidak hanya monokultur. Telah dibuat program integrasi dengan tanaman perkebunan seperti sawit dan karet,” ungkapnya.

Sementara itu sambutan Kepala Staf TNI AD Mulyono mengatakan ”Mari secara bersama-sama kita perangi import dan tengkulak-tengkulak, supaya Indonesia bisa mandiri dan nihil impor beras. Indonesia memiliki lahan yang sangat bagus dan luas untuk diberdayakan dan dijadikan sebagai lahan pertanian,” kata Mulyono

“Namun berkat kerja sama dan kerja keras petani, tahun ini Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Jika pahlawan Indonesia sekarang ini adalah petani maka di TNI pahlawan-pahlawan adalah babinsa-babinsa yang kuat dalam membantu petani,” pungkas Mulyono

Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As setelah acara memberikan statement kepada awak media, “Pemerintah kota Dumai mendukung program pemerintah pusat dalam bidang pertanian. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kita akan terus membina kelompok tani yang ada, kita akan mendukung Program Bapak Presiden yaitu mewujudkan Indonesia Swasembada Pangan,” kata Zul As.

Kampar, 4 April 2017 – Danrem 031/Wira Bima Brigjend TNI Abdul Karim memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti dari Letkol Inf. Nurul Yakin, MA, kepada Mayor Inf. Aidil Amin, SIP yang berlangsung di Lapangan Upacara Yonif 132/ Bima Sakti Kab. Kampar (4/4/2017).

Serah terima jabatan dilakukan untuk menciptakan kondisi pembaruan, penyegaran dan kreativitas pemikiran untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas. Sertijab dalam organisasi militer modern seperti Angkatan Darat adalah hal yang wajar dalam koridor satuan TNI, termasuk pembinaan personel di dalamnya yang bermuara pada upaya meningkatkan kinerja satuan dan kualitas manajerial serta pembinaan karir perwira yang bersangkutan.

Dalam Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, SE, Dandim 0320 Dumai Letkol (kav) Rendra Siagian, serta Dan Den Arhanud Rudal 004 Dumai Letkol (Arh) Joko Sukoyo. Usai prosesi sertijab Wawako Dumai menyerahkan cinderamata kepada Letkol Inf. Nurul Yakin, MA sekaligus memberi ucapan selamat kepada Mayor Inf. Aidil Amin, SIP atas jabatan baru yang merupakan putra daerah asli Kab. Kampar (hms).

Dumai, 3 maret 2017 – Dalam sambutan walikota Dumai H. Zulkifli AS di acara penilaian kelurahan terbaik sepanjang kota Dumai yang berlokasi di kelurahan bukit timah kecamatan Dumai selatan tanggal 3/04/2017. Yang dihadiri oleh pimpinan DPRD, Forkominda, asisten satu setdako Dumai, LPMK , camat Dumai selatan, lurah, RT tokoh masyarakat dan undangan yang hadir. Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan dijelaskan bahwa untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan Kelurahan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing Kelurahan melalui pembangunan Indonesia dengan memperkuat daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka diperlukan evaluasi perkembangan Kelurahan. Kegiatan Lomba Kelurahan merupakan suatu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, dengan melibatkan seluruh elemen dan lembaga masyarakat serta satuan kerja terkait.
Banyak sekali point evaluasi yang dapat digunakan dalam menentukan efektifitas kelurahan, salah satunya adalah melalui profil kelurahan. Bahwa dalam rangka mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan kelurahan yang akurat, komprehensif dan integral sangat diperlukan data terutama untuk melaksanakan perencanaan baik di tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten dan Provinsi, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Kelurahan secara nasional.
Data tersebut dapat digunakan oleh pihak Dinas/Instansi dan lain-lain yang memerlukan data dimaksud. Hal ini disebabkan karena data adalah sekumpulan keterangan kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh secara lengkap dilapangan dan memberikan gambaran yang tepat dan akurat baik itu pendataan SDM dan SDA, serta pendataan masyarakat miskin dan lain-lain sebagainya dan apabila data sudah terhimpun di Kelurahan secara akurat di dalam merencanakan pembangunan saya yakin akan tepat sasaran.
Kita semua berkeyakinan bahwa Kelurahan merupakan ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga harus senantiasa meningkatkan kinerjanya. Apabila kinerja dan Sumber Daya Manusia di setiap kelurahan terus ditingkatkan, tentunya kelurahan sebagai pelayanan terdepan dalam melayani masyarakat akan menjadi dampak yang positif untuk perkembangan pembangunan kedepan. Karena kelurahan merupakan cermin keberhasilan dari kinerja pemerintah Kota Dumai dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.
Oleh karenanya, Saya sangat menyambut baik kegiatan Evaluasi Perkembangan Kelurahan ini, karena dengan adanya kegiatan ini dapat dilihat sejauh mana tingkat perkembanagan dan pencapaian pembangunan yang mencerminkan tingkat kemajuan serta keberhasilan masyarakat di wilayah Kelurahan tersebut untuk mencapai kesejahteraan warganya, dengan membandingkan data tingkat kelurahan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, berdasarkan profil kelurahan sesuai dengan indikator penilaian.
Saya berharap melalui Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Dumai Tahun 2017 ini dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas pembangunan serta pemberdayaan masyarakat Kelurahan, dimana seluruh kegiatan pembangunan yang berlangsung di Kelurahan dilaksanakan secara terpadu dengan mengembangkan partisipasi masyarakat. (hms)

Pekanbaru – Walikota Dumai H. Zulkifli As menghadiri Media Expo di Mal SKA Pekanbaru yang diselengarakan Serikat Perusahaan Pres (SPS) Cabang Riau, Minggu, 26/03/2017

Menurut H Zulmansyah selaku Ketua SPS Riau menjelaskan, kegiatan SPS Media Expo dan SPS Riau Award 2017 ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 tingkat provinsi Riau yang peringatan puncaknya akan berlangsung di Kota Dumai bulan Mei menfatang.

Tambah Zulmansyah, khusus untuk penghargaan “SPS Riau Award” banyak nama nominator. “Setelah pengurus beberapa kali melakukan rapat terdapat 5 tokoh yang menetima penghargaan karena kepala daerah ini dinilai memiliki komitmen yang kuat terhadap pembangunan , transparansi informasi dan hubungan kemitraan yang baik dengan perusahaan pers sepanjang 2016-2017,” ujarnya.

5 tokoh yang menerima penghargaan SPS Riau Award, yakni:
– Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebagai Sahabat Per Serikat Perusahaan Pers Cabang Riau.
– Walikota Dumai, H. Zulkifli As, atas konsistensinya sebagai Event Relationship Perusahaan Pers di Riau.
– H. Amril Mukminin, Bupati Bengkalis sebagai kepala daerah Anti Hoax, atas konsistensinya memerangi berita hoax.
– H. Syamsuar, Bupati Siak, sebagai Advertising Relationship.
– H M. Wardan, Bupati Indragiri Hilir, sebagai Advertising Relationship.

Setelah penyerahan penghargaan ke 5 tokoh itu ikut serta mengelar Deklarasi Pers Anti Hoax sebagai bentuk komitmen bersama memberantas berita hoax.

Walikota Dumai H. Zulkifli As mengatakan “Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan rekan-rekan media telah memilih saya untuk menerima penghargaan ini sebagai Event Relationship Perusahaan Pers dalam acara ini. Mari menjunjung tinggi profesional profesi pers jangan pernah membuat berita hoax tampa ada nara sumber yang jelas karna itu akan merusak citra media itu sendiri terutama personal yang membuat berita hoax itu sendiri,” ujarnya

Tambahnya “Semoga SPS kedepan semakin maju dan memberi informasi-informasi akurat, tajam, dan terpercaya,”. (hms)

DUMAI – Memilih profesi sebagai seorang jurnalis merupakan hak asasi seluruh warga Negara. Namun karena kompleksnya skill dalam mengolah data dan peristiwa dalam untaian bahasa menjadikan tidak semua warga negara bisa melakukan pekerjaan kewartawanan. Ada ketentuan dan alat ukur yang perlu dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan profesi kewartawan.

Pekerjaan wartawan berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat atau publik. Sebagai profesi yang terhormat, maka wartawan wajib mengawal kebenaran dan keadilan, melakukan perlindungan terhadap hak-hak pribadi dan masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut dalam melaksanakan tugasnya wartawan harus memiliki standar kompetensi yang memadai dan disepakati oleh masyarakat pers. Standar kompetensi itu menjadi alat ukur profesionalitas wartawan. Oleh karenanya, langkah yang diambil oleh PWI Kota Dumai dengan menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan merupakan langkah tepat dan strategis. Langkah tersebut perlu didukung oleh seluruh komponen terkait.

UKW yang nantinya akan menghasilkan sebuah standar kompentensi bagi wartawan sangat diperlukan untuk melindungi kepentingan publik dan hak pribadi masyarakat guna menjaga kehormatan pekerjaan wartawan. Jadi, bukan untuk membatasi hak-hak warga negara menjadi wartawan. Melalui UKW ini pula wartawan akan diuji kemampuan intelektual dan pengetahuan umumnya. Sebab, di dalam UKW itu melekat pemahaman tentang pentingnya kemerdekaan berkomunikasi, berbangsa dan bernegara yang demokratis.

Kemampuan untuk memahami etika dan hukum pers, konsepsi berita, penyusunan dan penyuntingan berita, serta bahasa tidak dapat dilepaskan dari kaitan kompetensi wartawan. Hal ini juga menyangkut kemahiran melakukan kemampuan yang bersifat teknis. Di sinilah dapat diketahui tentang profesionalitas wartawan dalam mencari, memperoleh, menyimpan, memiliki, mengolah, membuat dan menyiarkan berita.

Ungkapan Apresiasi pun disampaikan oleh Walikota Dumai H. Zulkifli AS dalam pidatonya pada acara Uji Kopetensi Wartawan, Kamis 30/03/2017 di Ball Room Hetel Grand Zuri Lantai II tersebut, mengatakan, kepada PWI Kota Dumai terima kasih telah menyelenggarakan Uji Kompetensi wartawan di Kota Dumai. Dengan semakin mumpunyai para awak media diharapkan sebagai salah satu langkah yang tepat dalam membina dan menumbuh kembangkan partisipasi aktif dalam pembangunan serta menunjang Visi & Misi Kota Dumai sembari bersama-sama dengan pemerintah meningkatkan promosi daerah kita ini.

Selanjutnya UKW yang diselenggarakan ini, tentu sangat bermanfaat dalam rangka menciptakan SDM Insan Pers secara menyeluruh, lebih spesifik lagi dalam rangka menanamkan Kode Etik Jurnalistik bagi setiap insan pers yang mengikuti Uji Kompetensi kali ini.
“saya berharap semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberi masukan dan nilai tambah yang sangat besar pengaruhnya bagi pengembangan kemampuan profesional insan pers se-Kota Dumai sehingga kreativitas dan produktivitas wartawan dapat ditingkatkan”. Pungkas Wako. (hms).

Jakarta – Setelah genap satu tahun menahkodai Kota Dumai bersama Walikota Dumai H. Zulkifli As, Wakil walikota Dumai Eko Suharjo menyerahkan Laporan Penyelenggara Pemerintah Daerah (LPPD) kota Dumai tahun 2016 ke Menteri Dalam Negeri yang diterima langsung oleh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan kapasitas daerah Ir. Gunawan MA di gedung F Kementerian Dalam Negeri Jalan Medan Merdeka Utara, ajakarta Pusat, Kamis (30/3)

Dimana dalam LPPD yang disampaikan oleh wakil walikota Dumai ini menerangkan tentang caoaian pembangunan yang sudah dilakukan selama satu tahun belakangan dan target pembangunan kedepan yang akan dilaksanakan dan yang menjadi skala prioritas pembangunan.

” LPPD merupakan kewajiban Kepala Daerah kepada pemerintah berisikan laporan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran. Laporan disampaikan oleh Kepala Daerah kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur paling lambat tiga bulan setelah akhir masa anggaran,” ujarnya Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo.

Hal Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah No 3 thn 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, Lnjut wakil walikota Dumai

Ditambahkan Eko, LPPD ini merupakan pertanggung jawaban pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat atas kewenangan yang sudah diberikan pemerintahan dan tugas pembantuan yang diserahkan kepadanya.

Selain diserahkan kepada Presiden, dalam bentuk ringkasan LPPD ini juga wajib untuk dipublikasikan kepada masyarakat agar masyarakat tahu apa yang sudah dikerjakan selama ini, kata Wakil Walikota Dumai (Hms)